Kota Solok, Klikpositif – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok bersama ribuan masyarakat menunaikan Salat Idul Fitri 1444 Hijriah pada Sabtu (22/4/2023) pagi. Pelaksanaan Salat Idul Fitri yang berpedoman pada hasil sidang isbat Kementrian Agama itu dipusatkan di Lapangan Merdeka.
Sejak pagi, ribuan masyarakat sudah memadati lapangan Merdeka. Kumandang Takbir, Tahmid dan Tahlil dari pengeras suara menggema di setiap penjuru mata angin. Bertindak sebagai imam, Ustaz Eri Candra dan Khatib, Ustaz Jel Fathullah.
Pelaksanaan salat Idul Fitri berlangsung khusu’ dibawah sinar mentari. Usai pelaksanaan salat, masyarakat dijamu Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk menyantap berbagai hidangan khas hari raya. Open house dipusatkan di tribun lapangan.
Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Kota Solok memang ada perbedaan. Hal itu merujuk terhadap adanya perbedaan penetapan 1 Syawal antara Muhammadiyah dan pemerintah pusat. Sebagian besar masyarakat juga telah melaksanakan Salat Idul Fitri sehari sebelumnya.
Menurut Wali Kota Solok, H. Zul Elfian Umar, perbedaan itu merupakan sebuah dinamika yang mempersatukan. Masyarakat yang menjalankan Salat Idul Fitri sehari sebelumnya tetap difasilitasi Pemerintah Kota Solok.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Ramadan hingga Salat Idul Fitri di Kota Solok berlangsung dengan baik dan tanpa gangguan. Semaraknya terasa, walaupun ada perbedaan dalam pelaksanaan Salat Iduk Fitri,” kata Zul Elfian.
Menurutnya, perbedaan-perbedaan soal penetapan Ramadan, Syawal dan Idul Adha memang kerap terjadi, bukan hanya tahun ini. Untuk itu, Zul Elfian mengimbau tokoh dan masyarakat untuk saling menghargai terhadap berbagai perbedaan tersebut.
“Perbedaan itu jangan sampai jadi permasalahan, tetapi jadikan sebagai khazanah yang makin memperkuat persatuan. Dan Alhamdulillah, selama ini tidak ada permasalahan terkait perbedaan itu di Kota Solok. Ini harus tetap terpelihara ke depannya,” tutupnya.






