Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:16 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Pertamina NRE Targetkan Energi Bersih Terpasang 3,2 GW pada Tahun 2022

Pertamina NRE mengejar pertumbuhan untuk mencapai aspirasi 10 GW pada tahun 2026. Untuk mencapai pertumbuhan tersebut, pengembangan bisnis dan investasi dilakukan melalui optimalisasi peluang di internal maupun eksternal Pertamina

redaksi
Senin, 29 Nov 2021 | 10:55 WIB
.

. (Pertamina)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Pertamina subholding Power & NRE (Pertamina NRE) menargetkan energi bersih dengan total kapasitas terpasang 3,2 GW pada tahun 2022, yang dikontribusikan dari gas to power, geothermal, dan energi baru terbarukan (EBT).

Dengan mengemban amanah sebagai subholding, Pertamina NRE memiliki bisnis yang mencakup gas to power, geothermal yang dikelola oleh anak usahanya, Pertamina Geothermal Energy (PGE), serta EBT. Di tahun 2022, Pertamina NRE menargetkan total kapasitas terpasang mencapai 3,2 GW atau meningkat 61 persen dari target tahun 2021. Target tersebut terdiri dari 1,8 GW gas to power, 908 MW geothermal, dan 480 MW EBT.

Baca Juga

Belanja Negara di Sumbar hingga September 2026 Capai 74,35 Persen

Rabu, 28 Okt 2026 | 17:35 WIB
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Barat, Kukuh Sumardono Basuki

Realisasi Transfer ke Daerah di Sumbar Capai Rp17,1 Triliun

Rabu, 28 Okt 2026 | 07:28 WIB

“Pertamina NRE mengejar pertumbuhan untuk mencapai aspirasi 10 GW pada tahun 2026. Untuk mencapai pertumbuhan tersebut, pengembangan bisnis dan investasi dilakukan melalui optimalisasi peluang di internal maupun eksternal Pertamina,” jelas Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi.

Dicky menambahkan bahwa internal Pertamina menjadi sasaran utama dalam rangka memenuhi komitmen Pertamina menurunkan emisi karbon sebesar 30 persen pada tahun 2030. Sebagai perusahaan yang berkomitmen penuh mengimplementasikan aspek environmental, social, dan governance (ESG), Pertamina merasa bertanggung jawab untuk melakukan transisi energi dengan fokus utama adalah 'halaman sendiri'.

Potensi kapasitas untuk beralih ke penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di internal Pertamina mencapai 500 MW setidaknya hingga dua tahun ke depan. Salah satu proyek penyediaan PLTS internal Pertamina antara lain di wilayah kerja Rokan yang potensinya mencapai 200 MWp, di mana sebesar 40 MWp ditargetkan akan beroperasi di tahun 2022. Proyek PLTS internal Pertamina lainnya di tahun 2022 antara lain di Terminal BBM Tanjung Uban, Terminal BBM Pulau Sambu, dan Terminal LPG Tanjung Sekong yang potensi kapasitasnya mencapai 5 MWp serta 8 MWh battery energy storage system (BESS).

Sedangkan optimalisasi peluang eksternal Pertamina dilakukan antara lain melalui sinergi BUMN, sinergi dengan instansi pemerintah dan perguruan tinggi, commercial & industry (C&I), konsumen ritel, serta merger dan akuisisi.

Pemanfaatan EBT yang masih sangat kecil serta dorongan yang besar untuk bertransisi ke energi ramah lingkungan menjadi peluang yang besar bagi Pertamina NRE untuk mengejar pertumbuhan. Total kapasitas terpasang 10 GW yang menjadi aspirasi Pertamina tahun 2026 dikontribusikan dari gas to power sebesar 4 GW, EBT 5 GW di mana di dalamnya termasuk geothermal, serta 1 GW yang merupakan bisnis masa depan Pertamina NRE, seperti baterai dan kendaraan listrik, hidrogen, perdagangan karbon, serta kawasan industri hijau.

Tags: Bisnisebtenergi bersihListrikNasionalPembangkit ListrikPertamina

Berita Lainnya

Belanja Negara di Sumbar hingga September 2026 Capai 74,35 Persen

Rabu, 28 Okt 2026 | 17:35 WIB
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Barat, Kukuh Sumardono Basuki

Realisasi Transfer ke Daerah di Sumbar Capai Rp17,1 Triliun

Rabu, 28 Okt 2026 | 07:28 WIB

Memilih Laptop Kini Menjadi Investasi Jangka Panjang, Axioo Lengkapi dengan Perlindungan Axioo ADP XTRA hingga 3 Tahun

Rabu, 7 Okt 2026 | 11:28 WIB

September Ceria, Honda Menara Agung Tebar Diskon hingga Rp2,22 Juta

Selasa, 22 Sep 2026 | 17:03 WIB
Selanjutnya
.

Berlaku Mulai Hari Ini, Berikut Isi SE Tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Terkait Temuan Baru Varian Virus Corona

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara