SOLSEL, KLIKPOSITIF- Camat Sangir Jujuan, Solok Selata, Elfi Hendri mengatakan, kegiatan rembuk stunting tingkat kecamatan penting di lakukan yang melibatkan stakeholder kecamatan dan nagari.
“Upaya pengentasan stunting adalah tugas kita bersama untuk itu diminta kepada Tim penangan stunting di Kecamatan Sangir Jujuan agar bekerja sama sebagai super team,” kata Elfi di Aula Kantor Camat SJJ pada Rabu (16/11).
Rembuk stunting diharapkan dapat menjadi tempat konsolidasi dari tingkat jorong, nagari, kecamatan hingga kabupaten. “Untuk itu kerjasama kita dalam penanganan stunting hendaknya berdampak secara nyata tidak hanya sebatas wacana namun juga diharapkan dukungan anggaran dalam APB Nagari,” jelasnya.
Sementara perwakilan Bidang P2P, Prima Dona menyatakan pengentasan Stunting tidak bisa dilaksanakan sekali duduk, harus dilakukan berkelanjutan dan bersama sama dari tingkat nagari, kecamatan hingga pemerintah kabupaten.
“Karena angka stunting bisa fluktuatif bulan kebulan mungkin akan ada perubahan, sehingga bersama mengawal angka stunting dan pengentasan oleh sektor yang terlibat dan lini pemerintahan, sehingga kewenangan penanganannya menjadi jelas,” katanya.
Salah satu pemberi Materi dari Tenaga Ahli P3MD Solok Selatan, Drs. Aidil Hasril, MM mengungkapkan, secara nasional stunting adalah masalah darurat, karena terkait sumber daya manusia, dan menjadi salah satu kinerja pemerintah daerah.
Bahkan katanya, perlu disampaikan Surat Keputusan (SK) penunjukan tim hingga tingkat nagari sehingga masing masing tahu dimana bagian tanggungjawab masing-masing. Kemudian pemerintah daerah beserta OPD, tenaga kesehatan, instansi agama, pemerintah nagari, semuanya bekerja dan terlibat dengan maksimal.
“Data Puskesmas Sangir Jujuan terdapat anak pendek sebanyak 65 Orang dan sangat pendek 11 Orang tersebar di Kecamatan Sangir Jujuan,” katanya.
Dia melanjutkan beberapa tindakan bersama yang perlu dilakukan di Sangir Jujuan adalah memperhatikan nutrisi ibu hamil, pemberian makanan tambahan, pelatihan pembuatan makanan tambahan, dukungan anggaran guru PAUD, peningkatan Air Pamsimas, fasilitasi kartu BPJS kesehatan, peningkatan sarana posyandu dan lainnya terkait pencegahan dan mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama untuk melaksanakan pengentasan stunting di Kecamatan Sangir Jujuan.







