Rabu, 23 Sep 2026 - 08:43 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Pastikan Proses Penyelesaian Tapal Batas dengan Tanah Datar, Bupati Solok Datangi Kemendagri

Syafriadi
Rabu, 18 Jan 2023 | 23:01 WIB
Bupati Solok, H. Epyardi Asda saat berdiskusi dengan Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kemendagri, Dr. Safrizal.(ist)

Bupati Solok, H. Epyardi Asda saat berdiskusi dengan Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kemendagri, Dr. Safrizal.(ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Klikpositif – Menyikapi persoalan tapal batas dengan daerah tetangga, Pemerintah Kabupaten Solok melakukan konsultasi langsung ke Kementrian Dalam Negri, Rabu (18/1/2023). Kedatangan Bupati Solok, H. Epyardi Asda diterima Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kemendagri, Dr. Safrizal.

Selain Bupati, turut serta Sekda Kabupaten Solok Medison, Kepala Dinas Kominfo Teta Midra, Kepala Bagian Pemerintahan Efiyardi, Camat X Koto Diatas Riswandi Bahauddin. Tidak ketinggalan Wali Nagari dan Sekretaris Nagari Bukit Kanduang, Asriyandi dan Itra Joni.

Dalam pertemuan itu, Bupati Epyardu Asda mengatakan, Pemerintah Kabupaten Solok sangat yakin persoalan tapal batas tersebut menjadi perhatian serius Kemendagri. Apalagi, menyangkut dengan kondisi masyarakat yang ada di daerah.

“Kedatangan kami hanya ingin memastikan sejauh mana progresnya di Kemendagri. Karena, penetapan batas wilayah administratif ini sangat penting dan menyangkut kondisi masyarakat ke dua daerah,” sebut Epyardi Asda.

Epyardi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Solok sangat menghargai proses yang tengah berlangsung di Kemendagri. Persoalan tapal batas kedua daerah di antara Nagari Bukik Kanduang dan Nagari Simawang sudah diserahkan kepada tim penegasan tapal batas daerah, provinsi dan pusat.

“Kesepakatan yang telah diambil tersebut merupakan sebuah tindakan yang komprehensif. Semua pihak tentunya menginginkan terciptanya kesejahteraan masyarakat di kedua daerah,” sebut Epyardi.

Banyak hal positif dari penyelesaian batas daerah. Mulai dari adanya kejelasan cakupan wilayah administrasi pemerintahan, efisiensi dan efektivitas pelayanan pada masyarakat, serta kejelasan luas wilayah.

Selain itu juga menyangkut kejelasan hak politik masyarakat, kejelasan administrasi pertanahan, kejelasan perizinan pengelolaan sumber daya alam, dan kejelasan pengaturan tata ruang daerah. Selain itu dengan adanya batas daerah yang jelas akan mendukung kemudahan investasi di daerah.

Bupati meminta masyarakat Kabupaten Solok agar tetap tenang, jangan sampai terpancing dengan berbagai isu yang berujung perselisihan. Pemerintah daerah akan berupaya mencarikan solusi terbaik.

Baca Juga

Pasca Galodo, Pemkab Solok Tetapkan Masa Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Selasa, 22 Sep 2026 | 18:57 WIB

Andre Rosiade Perjuangkan Jalan Penghubung Kabupaten Solok-Sawahlunto

Sabtu, 19 Sep 2026 | 16:56 WIB

Menunggu Persetujuan Presiden

Dirjen Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Safrizal menjelaskan, persoalan tapal batas antara Kabupaten Solok dengan Kabupaten Tanah nyaris tuntas. Saat ini proses harmonisasinya juga sudah selesai dan hanya menunggu persetujuan dari Presiden untuk ditetapkan menjadi Permendagri.

Ia menyebutkan, dalam menetapkan Permendagri tentang tapal batas wilayah, Kemendagri selalu berpegang kepada kesepakatan kedua kepala daerah yang berbatasan. Dalam hal ini, Bupati Solok dan Bupati Tanah Datar pada saat itu memberikan kuasa kepada Wakil Bupati Tanah Datar.

“Tidak hanya Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar yang menunggu Permendagri tentang tapal batas, beberapa daerah lain juga sedang menunggu. Mudah-mudahan prosesnya dalam waktu dekat akan selesai,” tuturnya.

Tags: Bukik KanduangEpyardi AsdaKabupaten SolokSimawangSolokTanah DatarTapal Batas

Berita Lainnya

Pasca Galodo, Pemkab Solok Tetapkan Masa Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Selasa, 22 Sep 2026 | 18:57 WIB

Andre Rosiade Perjuangkan Jalan Penghubung Kabupaten Solok-Sawahlunto

Sabtu, 19 Sep 2026 | 16:56 WIB

Perkuat Program Pembangunan, Kabupaten Solok Luncurkan SPKPD

Rabu, 16 Sep 2026 | 20:19 WIB

APBD-P Kabupaten Solok Tahun 2026 Disepakati

Jumat, 11 Sep 2026 | 22:13 WIB
Selanjutnya

Prodi Ilmu Hukum UNP Siap Terima Mahasiswa Baru

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara