Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:03 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Nelayan Sutera Pessel Keluhkan Hal Ini Saat Beli BBM

Kiki Julnasri
Senin, 19 Sep 2022 | 19:20 WIB
nelayan di sutera
Share on FacebookShare on Twitter

PESSEL, KLIKPOSITIF– Nelayan Sutera Pessel (Pesisir Selatan), Sumbar keluhkan tradisi pembelian BBM subsidi di SPBU Nagari Taratak.

Salah satu tradisi itu, adalah mereka harus mengeluarkan uang lebih untuk setiap pembelian BBM subsidi di SPBU tersebut.

Salah seorang anggota Nelayan di Sutera, Paris (48) mengatakan, uang tersebut mereka namakan uang ‘KR’ atau pemulus.

Uang KR ini harus mereka keluarkan setiap pembelian BBM mencapai satu jerigen. 

Namun bagi yang tidak ada surat nelayan membayar Rp10 ribu.

“Kalau ada surat Ketua Kelompok Nelayan Rp7 ribu. Kalau tidak Rp10 ribu,” ujar Paris saat menyampaikan hal tersebut pada KLIKPOSITIF.

Ia menyebutkan, hal tersebut sebenarnya sudah berlangsung lama di SPBU tersebut.

Namun, saat ini karena harga BBM subsidi naik, jadi mereka-pun mengaku keberatan dengan tradisi tersebut. 

Terutama bagi mereka yang hanya nelayan kecil.

“Sudah lama, cuma tidak tahannya sejak BBM ini naik. Jadi sangat membebani bagi nelayan,” terangnya.

Terpisah, Penasehat (Penanggung Jawab) SPBU di Taratak, Udin mengakui, uang ‘KR’ yang dibayar nelayan saat membeli BBM ke SPBU itu atas kesepakatan sebelumnya.

Ia mengatakan, hal tersebut tidak pernah mereka wajibkan.

Baca Juga

Ilustrasi Kabut Asap

Padang Panjang Perpanjang Terapkan Belajar dari Rumah hingga Jumat

Rabu, 21 Okt 2026 | 13:30 WIB

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

“Artinyo, sabananyo bapandai-bapandai ajo, karano yang isinyakan ndak bisa do, tapi kadang-kadang masyarakat kandak ingin, baa caro diawak, bapandai-pandai jo lei,” terangnya dengan bahasa setempat.

Ia mengaku, setiap nelayan atau masyarakat yang membeli BBM subsidi ke SPBU itu hanya mereka minta Rp5 ribu perjerigen, dan tidak lebih.

“Limo ribu per jerigennyo (lima ribu perjerigen),” ujarnya.

Ia mengatakan, uang tersebut sebagai ganti atau kompensasi, karena masyarakat tidak memiliki ketentuan untuk mendapatkannya.

“Iyo, mako diapokan jo itu (diganti dengan itu),” jelasnya.

Tags: NelayanNelayan di SuteraNelayan SuteraNelayan Sutera PesselPesisir SelatanPesselSumbar

Berita Lainnya

Ilustrasi Kabut Asap

Padang Panjang Perpanjang Terapkan Belajar dari Rumah hingga Jumat

Rabu, 21 Okt 2026 | 13:30 WIB

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB

Ratusan Taekwondoin Ramaikan Porprov XVI Cabor Taekwondo di Kota Beras

Sabtu, 3 Okt 2026 | 17:23 WIB
Selanjutnya

Afrizal Yaman terpilih aklamasi sebagai Ketua DPW LDII Sumatera Barat periode 2022-2027

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara