PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Kota Padang. Ajang keagamaan yang menjadi salah satu agenda penting pembinaan tilawatil Quran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3–7 Oktober 2026 dengan Kecamatan Koto Tangah ditetapkan sebagai tuan rumah.
Persiapan pelaksanaan MTQN ke-42 dibahas dalam rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (7/9/2026).
Rapat tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa selaku Ketua Panitia MTQN ke-42 Tingkat Kota Padang, Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Padang Zul Asfi Lubis, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang, serta jajaran panitia pelaksana.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek persiapan mulai dari venue perlombaan, peserta, teknis pelaksanaan hingga koordinasi lintas sektor menjadi perhatian. Pemerintah Kota Padang memastikan pelaksanaan MTQN tidak hanya berjalan sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu menjadi ruang pembinaan untuk melahirkan generasi Qurani yang berprestasi.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan MTQN ke-42 Tingkat Kota Padang akan diikuti kafilah dari 11 kecamatan se-Kota Padang. Kecamatan Koto Tangah dipilih sebagai tuan rumah dengan pelaksanaan lomba yang tersebar di sejumlah lokasi.
“Lomba MTQ ini akan kita laksanakan di 17 venue yang tersebar di Kecamatan Koto Tangah. Salah satunya Lapangan Apeksi Balai Kota Padang Aie Pacah yang akan menjadi mimbar utama untuk pembukaan dan penutupan,” kata Maigus.
Menurut Maigus, penyebaran venue tersebut membutuhkan kesiapan yang matang dari seluruh unsur yang terlibat. Karena itu, setelah rapat persiapan di tingkat pemerintah kota, koordinasi akan dilanjutkan bersama jajaran kecamatan dan LPTQ kecamatan.
“Setelah ini kita akan melakukan rapat bersama pihak kecamatan dan LPTQ kecamatan untuk memastikan seluruh persiapan, baik venue, peserta, maupun teknis pelaksanaan dapat dipersiapkan dengan baik. Kami berharap juga dukungan dari Kementerian Agama dan unsur terkait lainnya untuk kesuksesan kegiatan keagamaan ini,” ujarnya.
Sebagai Ketua Umum LPTQ Kota Padang, Maigus menegaskan MTQN tingkat kota tidak sekadar menjadi ajang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas peserta sekaligus menjaring bibit-bibit terbaik yang akan membawa nama Kota Padang pada ajang tingkat provinsi.
“Kita ingin MTQ tingkat kota ini dipersiapkan dengan baik, sehingga selain sukses dalam penyelenggaraan, kita juga dapat melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta terbaik yang nantinya dapat mewakili Kota Padang pada MTQN tingkat provinsi,” katanya.
Ia menjelaskan, MTQN ke-42 Tingkat Kota Padang akan mempertandingkan 12 cabang perlombaan yang mengacu pada cabang tingkat nasional. Cabang tersebut meliputi Seni Baca Al-Quran, Qiraat Al-Quran, Hafalan Al-Quran, Tartil Al-Quran, Tafsir Al-Quran, Seni Kaligrafi Al-Quran, Fahmil Quran, Syarhil Quran, Khutbah Jumat dan Azan, Kitab Standar, Karya Tulis Ilmiah Al-Quran, serta Karya Tulis Ilmiah Hadis.
Keberagaman cabang yang diperlombakan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi peserta dengan berbagai kemampuan, baik dalam seni membaca Al-Quran, menghafal, memahami kandungan Al-Quran, maupun mengembangkan kemampuan intelektual melalui karya tulis.
Maigus menambahkan, pelaksanaan MTQN ke-42 juga memiliki arti strategis bagi Kota Padang dalam mempersiapkan kafilah untuk menghadapi MTQN Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2027 yang akan digelar di Kabupaten Pesisir Selatan.
Karena itu, proses seleksi dan pembinaan peserta pada MTQN tingkat kota diharapkan dilakukan secara serius dan objektif. Peserta yang menunjukkan kemampuan terbaik nantinya akan dipersiapkan lebih lanjut sehingga memiliki daya saing ketika tampil pada tingkat provinsi.
“Kita berharap seluruh pihak memberikan dukungan terhadap pelaksanaan MTQN ini. Mulai dari jajaran kecamatan, LPTQ, Kementerian Agama, panitia, hingga masyarakat. Dengan dukungan bersama, kita ingin pelaksanaan MTQ ini berjalan sukses sekaligus menghasilkan peserta-peserta terbaik,” tutur Maigus.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril menyatakan kesiapannya mendukung pelaksanaan MTQN ke-42 Tingkat Kota Padang. Menurut dia, koordinasi antarpihak menjadi salah satu kunci agar pelaksanaan MTQ dapat berlangsung tertib dan sesuai dengan ketentuan.
“Kita menginginkan pelaksanaan MTQ ini berjalan sukses. Kami dari Kementerian Agama siap mendukung, termasuk melakukan koordinasi dengan KUA dan LPTQ kecamatan untuk mempersiapkan pelaksanaan di masing-masing wilayah,” kata Yasril.
Ia menegaskan, Kementerian Agama akan terus berkoordinasi dengan unsur terkait, khususnya dalam mempersiapkan peserta dan pelaksanaan kegiatan di masing-masing kecamatan.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, Pemerintah Kota Padang mendorong seluruh panitia dan pihak terkait untuk mempercepat persiapan. Penguatan koordinasi diharapkan dapat memastikan seluruh venue, peserta, perangkat perlombaan, hingga kebutuhan teknis lainnya siap sebelum pelaksanaan.
MTQN ke-42 Tingkat Kota Padang pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi muda yang dekat dengan Al-Quran. Dari ajang tersebut, Pemerintah Kota Padang menargetkan lahirnya qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta berprestasi lainnya yang mampu mengharumkan nama daerah pada level yang lebih tinggi.











