Rabu, 27 Mei 2026 - 16:52 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Momentum Idul Adha di UNAND, Khatib Ajak Jamaah Menumbuhkan Takwa dan Kepedulian

Joni A. K.
Rabu, 27 Mei 2026 | 15:00 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF – Khatib Idul Adha, Ustaz M. Hafizh Safitri, mengajak jamaah Masjid Nurul Ilmi Universitas Andalas (UNAND) menjadikan ibadah kurban sebagai jalan menumbuhkan ketakwaan, mengikis ego, dan memperkuat kepedulian sosial.

Momentum penuh makna tersebut dihadiri ribuan jamaah memadati Masjid Nurul Ilmi Universitas Andalas (UNAND) dalam pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5).

Dalam khutbahnya, Ustaz Hafizh menyampaikan bahwa kehidupan manusia sesungguhnya terbatas oleh waktu. Karena itu, segala yang dikejar di dunia sejatinya menjadi bekal menuju kematian terbaik, yakni kematian dengan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia menyinggung Surat Al-Kautsar sebagai surat pendek dengan makna yang sangat mendalam. Menurutnya, Allah SWT telah melimpahkan nikmat yang tidak terhitung kepada Rasulullah SAW dan umatnya, mulai dari kesehatan, kehidupan, hingga iman. Oleh sebab itu, rasa syukur diwujudkan melalui ibadah, salah satunya salat dan kurban.

β€œIdul Adha bukan sekadar tentang menyembelih hewan. Yang paling penting adalah bagaimana kita menyembelih ego, hawa nafsu, serta menumbuhkan rasa cinta dan kepatuhan yang lebih besar kepada Allah SWT,” ujarnya.

Dalam khutbah tersebut, ia juga mengangkat kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Dikisahkan bagaimana Nabi Ibrahim menerima perintah Allah untuk meninggalkan istri dan anaknya di sebuah lembah tandus di Makkah.
Dengan penuh keimanan, Siti Hajar menerima perintah tersebut. Dari perjuangan dan ikhtiar Siti Hajar berlari antara Bukit Safa dan Marwah mencari pertolongan bagi putranya, lahirlah mukjizat air zam-zam yang hingga kini menjadi sumber keberkahan bagi umat Islam.

Ustaz Hafizh melanjutkan, ujian terbesar datang ketika Nabi Ibrahim diperintahkan menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Dari kisah itu, ia menekankan pentingnya pendidikan agama dan penanaman nilai ketakwaan sejak dini dalam keluarga.

β€œKetika perintah itu datang, Nabi Ismail justru memberikan nasihat kepada ayahnya agar menjalankan perintah Allah dengan teguh. Itu menunjukkan betapa kuatnya iman dan pendidikan yang ditanamkan sejak kecil,” katanya.

Namun, sebelum penyembelihan terjadi, Allah SWT menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba besar sebagai bentuk kasih sayang dan ujian keimanan bagi Nabi Ibrahim AS.
Menurutnya, semangat itulah yang harus dimaknai umat Islam dalam pelaksanaan kurban hari ini. β€œKita tidak sedang menyembelih anak-anak kita, tetapi sedang menyembelih ego, keserakahan, dan rasa cinta berlebihan terhadap dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UNAND Efa Yonnedi, Ph.D., turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H kepada seluruh sivitas akademika dan masyarakat.
Ia berharap semangat kurban mampu menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat kontribusi kampus bagi masyarakat luas.

Baca Juga

Pemko Padang Salurkan Sapi Kurban untuk Warga Huntara Lubuk Buaya dan Kapalo Koto

Rabu, 27 Mei 2026 | 16:29 WIB

Semangat Berbagi Idul Adha, UNAND Salurkan 43 Sapi Kurban ke Berbagai Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 15:51 WIB

β€œIdul Adha mengajarkan dua hal yang tidak terpisahkan, yakni pengorbanan dan kepedulian. Nabi Ibrahim AS mengorbankan yang paling dicintainya karena ketaatan kepada Allah SWT, dan dari sunnah mulia itulah tradisi kurban lahir. Bukan sekadar ritual, tetapi wujud rasa syukur yang dibagikan kepada sesama,” ujarnya.

Rektor juga berharap nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian yang tumbuh dalam Idul Adha dapat menjadikan UNAND sebagai kampus yang semakin berdampak bagi bangsa dan dunia.(*)

Tags: Dosen UnandIdul AdhaUniversitas Andalas

Berita Lainnya

Pemko Padang Salurkan Sapi Kurban untuk Warga Huntara Lubuk Buaya dan Kapalo Koto

Rabu, 27 Mei 2026 | 16:29 WIB

Semangat Berbagi Idul Adha, UNAND Salurkan 43 Sapi Kurban ke Berbagai Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 15:51 WIB
Tradisi makan basamo masyarakat Ganting Kubang, Lengayang, Pessel, Rabu (27/5/2026), pagi.

Duduk dan Makan ‘Basamo’ Selapas Idul Adha, Tradisi yang Tetap Lestari di Ganting Kubang Pessel

Rabu, 27 Mei 2026 | 10:20 WIB
Ibadaha kurban bisa dilaksanalan melalui Aplikasi BRImo

Kurban Lewat Aplikasi BRImo Sesuai Syariat Islam dan Memudahkan

Minggu, 24 Mei 2026 | 17:12 WIB
Selanjutnya

Semangat Berbagi Idul Adha, UNAND Salurkan 43 Sapi Kurban ke Berbagai Daerah

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara