Selasa, 28 Jul 2026 - 15:43 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Ekonomi Bisnis

Minyak Dunia Meningkat Akibat Rencana Pengurangan Produksi

minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak 2,51 dolar

redaksi
Rabu, 6 Jan 2021 | 10:26 WIB
ilustrasi

ilustrasi (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Rencana Arab Saudi untuk melakukan pemotongan produksi minyaknya memicu minyak dunia meroket hampir 5 persen. Dilansir dari CNBC, Rabu (6/1/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak 2,51 dolar AS atau 4,9 persen, menjadi 53,60 dolar AS per barel.

Baca Juga

Harga Pertamax di Wilayah Sumatera Barat per hari ini, Rabu, 10 Juni 2026 menjadi Rp17.000, -/ liter. (Foto: Kiki Julnasri/KLIKPOSITIF.com)

Inflasi Sumbar Juni 2026 Melandai, Akumulatif Semester I Tetap di Bawah 1 Persen

Selasa, 7 Jul 2026 | 17:49 WIB
Farisya bersama nasabahnya yang merupakan perempuan tulang punggung keluarga

Didukung Jaringan Terluas, Masyarakat Akar Rumput Nikmati Program KUR BRI

Jumat, 26 Jun 2026 | 20:26 WIB

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, melesat 2,31 dolar AS atau 4,9 persen, menjadi 49,93 dolar AS per barel. Arab Saudi akan melakukan pengurangan produksi minyak secara sukarela sebesar satu juta barel per hari (bph) pada Februari dan Maret.

Pemotongan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan untuk membujuk sebagian besar produsen dari grup yang terdiri dari Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya guna mempertahankan output tetap stabil di tengah kekhawatiran bahwa penguncian virus korona akan menekan permintaan.

Tags: BisnisDuniaEkonomiGlobalMinyak

Berita Lainnya

Harga Pertamax di Wilayah Sumatera Barat per hari ini, Rabu, 10 Juni 2026 menjadi Rp17.000, -/ liter. (Foto: Kiki Julnasri/KLIKPOSITIF.com)

Inflasi Sumbar Juni 2026 Melandai, Akumulatif Semester I Tetap di Bawah 1 Persen

Selasa, 7 Jul 2026 | 17:49 WIB
Farisya bersama nasabahnya yang merupakan perempuan tulang punggung keluarga

Didukung Jaringan Terluas, Masyarakat Akar Rumput Nikmati Program KUR BRI

Jumat, 26 Jun 2026 | 20:26 WIB

Kuliner Minang Mendunia, Menteri Ekraf Resmikan Restoran Sederhana di Singapura

Selasa, 16 Jun 2026 | 10:37 WIB

Ini Kelompok Paling Terdampak Kenaikan BBM di Sumbar

Rabu, 10 Jun 2026 | 17:54 WIB
Selanjutnya
Presiden Jokowi

Presiden Jokowi Serahkan 584.407 Sertifikat Tanah Awal Tahun 2021

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara