PADANG PANJANG, KLIKPOSITIF — Harga sejumlah komoditas pangan di Kota Padang Panjang tercatat bervariasi berdasarkan rata-rata harga periode 21–24 September 2026. Data tersebut dirangkum oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang Panjang.
Dilansir dari laman Kominfo Padang Panjang, komoditas beras kualitas I tercatat Rp18.000 per kilogram, beras kualitas II Rp17.000 per kilogram, dan beras kualitas III Rp16.500 per kilogram.
Sementara itu, harga gula pasir berada di angka Rp19.000 per kilogram. Untuk komoditas protein hewani, daging sapi tercatat Rp160.000 per kilogram, sedangkan daging ayam broiler Rp34.184 per kilogram.
Harga telur juga menunjukkan perbedaan berdasarkan jenisnya. Telur ayam ras tercatat Rp28.800 per kilogram, telur ayam kampung Rp59.033 per kilogram, dan telur itik Rp33.200 per kilogram.
Pada kelompok cabai, cabai hijau berada di harga Rp60.000 per kilogram, cabai rawit Rp61.817 per kilogram, sementara cabai merah tercatat Rp76.834 per kilogram.
Komoditas bumbu dapur lainnya, seperti bawang merah, tercatat Rp30.517 per kilogram dan bawang putih Rp31.667 per kilogram. Sedangkan bawang bombai berada di angka Rp28.300 per kilogram.
Untuk komoditas lainnya, kacang kedelai tercatat Rp12.000 per kilogram, kacang hijau Rp28.667 per kilogram, dan kacang tanah Rp39.317 per kilogram. Ikan air tawar (nila) berada di harga Rp40.000 per kilogram, sedangkan ikan asin teri Rp95.000 per kilogram.
Adapun harga minyak goreng kemasan sederhana tercatat Rp15.700 per liter, minyak goreng kemasan premium Rp24.667 per liter, dan minyak goreng curah Rp21.000 per liter.
Untuk ayam kampung berdasarkan ukuran, harga ayam kampung besar tercatat Rp100.000 per ekor, ukuran sedang Rp90.000 per ekor, dan ukuran kecil Rp80.000 per ekor.
Sementara itu, beberapa komoditas kebutuhan rumah tangga dan pangan lainnya tercatat sebagai berikut: garam beryodium kasar Rp12.000/kg, garam beryodium halus Rp4.000/kg, terong Rp8.000/kg, bawang daun Rp26.000/kg, dan seledri Rp25.000/kg.
Data TPID Kota Padang Panjang tersebut merupakan rata-rata harga pada 21–24 September 2026. Harga komoditas dapat berubah mengikuti situasi dan kondisi pasar.













