Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:12 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Miliki Tingkat Risiko Kematian Hingga 88 Persen, Kenali Virus Marburg yang Tengah Dicegah WHO Agar Tidak Semakin Meluas

WHO juga mengatakan bahwa virus Marburg merupakan virus yang berasal dari keluarga sama dengan virus Ebola. Sebelumnya, virus Ebola telah menewaskan sebanyak 11.325 orang dalam epidemi 2014-2016 di Guinea.

redaksi
Kamis, 12 Agu 2021 | 14:01 WIB
ilustrasi

ilustrasi (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Seorang pria asal Afrika Barat meninggal dunia setelah positif terinfeksi virus Marburg yang mirip dengan virus Ebola.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun berusaha menangani virus Marburg tersebut sebelum menyebar lebih luas.

Mulanya, pria yang dirahasiakan identitasnya itu mengalami demam, sakit kepala, kelelahan, dan sakit perut pada Juli 2021 lalu di Gueckedou di Guniea, dekat perbatasan dengan Sierra Leone dan Liberia.

Kemudian, pria iu meninggal dunia pada 2 Agustus 2021 setelah hasil tesnya menunjukkan positif virus Marburg. WHO mengatakan virus Marburg merupakan penyakit yang sangat menular dan menyebabkan demam berdarah. Virus ini memiliki tingkat risiko kematian hingga 88 persen.

WHO juga mengatakan bahwa virus Marburg merupakan virus yang berasal dari keluarga sama dengan virus Ebola. Sebelumnya, virus Ebola telah menewaskan sebanyak 11.325 orang dalam epidemi 2014-2016 di Guinea.

Baru-baru ini, negara itu pun sudah dinyatakan bebas dari virus Ebola setelah serangan singkat awal tahun 2021 ini yang menewaskan 12 orang. Kini, Virus Marburg yang mirip Ebola ini diyakini berasal dari kelelawar dan ditularkan dari hewan inang ke manusia.

“Virus Marburg ini berpotensi menyebar jauh dan lebih luas, sehingga kita perlu menghentikannya segera,” kata Dr Matshidiso Moeti, direktur regional WHO untuk Afrika dikutip dari Fox News.

Badan kesehatan tersebut telah mengirim 10 ahli untuk membantu pejabat kesehatan setempat. Karena, setidaknya 146 orang diidentifikasi telah melakukan kontak dengan pria yang positif virus Marburg dan meninggal dunia tersebut.

Baca Juga

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Teh Hijau Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

Kamis, 22 Okt 2026 | 07:58 WIB

“Kami bekerja sama dengan otoritas kesehatan untuk menerapkan respons cepat yang didasarkan pada pengalaman dan keahlian Guinea di masa lalu dalam menangani Ebola, yang ditularkan dengan cara yang sama,” kata Moeti.

Wabah virus Marburg ini dimulai ketika hewan yang terinfeksi, seperti monyet atau kelelawar buah, menularkan virusnya ke manusia. Kemudian virus itu menyebar dari manusia ke manusia melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi.

WHO mengatakan kasus virus Marburg ini pertama kalinya terdeteksi di Guinea. Sebelumnya, virus ini telah mewabah di seluruh Afrika, tepatnya di Angola, Kongo, Kenya, Afrika Selatan dan Uganda.

Saat ini, belum ada obat atau vaksin untuk melawan virus Marburg. Tapi, rehidrasi dan perawatan tambahan lainnya bisa meningkatkan peluang pasien bertahan hidup.

Gejala Virus Marburg

Virus Marburg memiliki gejala yang hampir serupa dengan virus Ebola. Berikut ini dilansir dari Express, beberapa gejala virus Marburg.

Demam

Sakit kepala

Kelelahan

Sakit dan nyeri otot

Diare berair yang parah

Sakit perut dan kram

Mual dan muntah

Ruam

Mulanya, virus Marburg dan virus Ebola akan menimbulkan gejala seperti flu. Kemudian, gejala ini akan berkembang cepat menjadi parah yang seringkali merupakan gejala hemoragik (pendarahan).

Virus Marburg maupun virus Ebola juga bisa menyebabkan demam berdarah, yang artinya kedua virus ini mengakibatkan pendarahan pada organ dalam tubuh. Pada kasus yang lebih buruk, darah pasien mungkin mulai merembes dari lubang atau tempat suntikan.

Perbedaan virus Marburg dan virus Ebola

Meskipun WHO menyatakan virus Marburg sangat menular dan tingkat risiko kematiannya 88 persen, tapi virus Marburg ini tidak lebih mematikan bila dibandingkan dengan virus Ebola. Tapi, belum diketahui jelas penyebab virus ini mengakibatkan pria asal Afrika itu meninggal dunia.

Saat ini memang tidak ada vaksin yang dikhususkan untuk melawan virus Marburg. Tapi, ada dua vaksin yang dilisensikan untuk digunakan di beberapa negara yang terserang virus Ebola.

Sedangkan, perawatan medis untuk virus Ebola maupun virus Marburg sama, yakni rehidrasi dengan cairan oral atau intravena. Selain itu, dokter mungkin memberikan pengobatan medis yang membantu pembekuan darah.

Tags: Ciri-ciri Virus MarburgEbolaGejala virus Virus MarburgInfotainmentkesehatanPandemivirusVirus Marburg

Berita Lainnya

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Teh Hijau Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

Kamis, 22 Okt 2026 | 07:58 WIB

Bunda, Ini Lima Resep Alpukat Sehat untuk Buah Hati

Rabu, 14 Okt 2026 | 09:34 WIB

Manfaat Jus Seledri untuk Kesehatan Badan

Jumat, 2 Okt 2026 | 08:08 WIB
Selanjutnya
Pelantikan Sekdaprov Sumbar

Hansasri Dilantik Jadi Sekdaprov Sumbar, Mahyeldi: Sekda Alarm Kepada Daerah

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara