Sabtu, 07 Nov 2026 - 09:14 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Merawat Silek Galombang 12 Batipuh Pitalah Bungo Tanjuang

Muhammad Haikal
Jumat, 19 Apr 2024 | 11:01 WIB
Ilustrasi Silek (Source: Wonderful Image)

Ilustrasi Silek (Source: Wonderful Image)

Share on FacebookShare on Twitter

PADANG PANJANG, KLIKPOSITIF — Mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Sumatera Barat dari multidisiplin ilmu berencana menggelar pertunjukan kesenian yang bertajuk “Merawat Silek Galombang Duobaleh Pitalah Bungo Tanjung”.

Ketua pelaksana, Maksalmina bilang, iven ini rencananya akan diselenggarakan pada 25 – 26 Mei 2024 di Nagari Pitalah Bungo Tanjuang, Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, tempat dimana Silek Galombang Duobaleh Pitalah lahir dan berkembang.

“Disamping mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa pascasarjana dan mengaplikasi matakuliah Manajemen, iven ini kita selenggarakan untuk mengapresiasi kekayaan budaya di Minangkabau dan memperkuat serta menjaga eksistensi Silek Galombang Duobaleh Pitalah,”kata Maksalmina, Jumat 19 April 2024.

Tak cuma itu, menurut Maksalmina, helatan iven ini merupakan salah satu langkah positif yang dilakukan untuk melestarikan budaya Minangkabau dan menumbuhkan rasa cinta atas apa yang sudah di wariskan para pendahulu di kalangan generasi muda.

Maksalmina merinci, selain menampilkan pertunjukan Silek Galombang Duobaleh Pitalah, iven ini juga akan diramaikan dengan tari kreasi Galombang Duobaleh, pameran kostum silek dan di warnai dengan workshop yang menghadirkan para narasumber yang paham tentang sejarah atau asal usul Silek Galombang Duobaleh Pitalah.

Dijelaskan Maksalmina, Silek Galombang Duobaleh, merupakan Kesenian tradisional yang lahir dan berkembang di Masyarakat Nagari Pitalah di Kabupaten Tanah Datar dengan penyajian komposisi gerak pencak silat nya dibawakan oleh kelompok pemain yang terdiri dari dua belas orang.

Silek Galombang Duobaleh lanjut Maksalmina, menjadi salah satu bukti kekayaan budaya Minangkabau yang perlu dilestarikan. Kesenian ini tidak hanya indah untuk ditonton, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya dan filosofis yang penting untuk diwariskan kepada generasi penerus,”ujar Maksalmina.

Kata Maksalmina, tema Merawat Silek Galombang 12 Batipuh, Pitalah Bungo Tanjuang yang diusung dalam kegiatan ini, merupakan tugas yang memerlukan dedikasi dan keahlian khusus. Apalagi mengingat keberadaannya sebagai bagian yang sangat berharga dari warisan budaya Minangkabau.

Dengan begitu, perlu di ambil tindakan melalui langkah-langkah seperti pemeliharaan fisik, pelatihan berkelanjutan, penghormatan terhadap tradisi, promosi komunitas, konservasi sejarah dan budaya, kerjasama dengan pihak terkait, dan inovasi berkelanjutan.

“Kita ingin memastikan Silek Galombang 12 Pitalah Bungo Tanjung tetap lestari. Dengan demikian, warisan ini dapat terus berkembang dan tetap menjadi bagian yang hidup dari kekayaan budaya Minangkabau,”kata Maksalmina.

Maksalmina menambahkan, untuk membuat persembahan ini benar-benar istimewa, kita sudah mempertimbangkan sejumlah faktor kunci diantaranya, pemilihan praktisi terbaik, koreografi yang memikat, ekspresi yang mendalam, penggunaan musik yang tepat, promosi yang efektif, atmosfer yang menciptakan kesan, dan evaluasi serta peningkatan berkelanjutan.

“Dengan memperhatikan semua aspek ini, persembahan Silek Galombang 12 kita Yakini dapat menjadi pengalaman yang mengesankan dan inspiratif bagi semua penonton,”tambah Maksalmina.AS TENTANG “SILEK GALOMBANG 12”
Sekilas Tentang Silek Galombang 12

Baca Juga

Malin Kundang, Perantauan Teaterikal yang Tanggung oleh Payung Sumatera

Selasa, 18 Feb 2025 | 10:58 WIB

60 Wasit Silat se-Sumbar Ikuti Pelatihan Juri Festival Silek Tradisi

Rabu, 22 Nov 2023 | 11:51 WIB

Silek Galombang 12 adalah salah satu seni beladiri tradisional yang tumbuh dan berkembang di Batipuh, Pitalah Bungo Tanjuang, Sumatera Barat. Silek Galombang 12 adalah bagian yang tak terpisahkan dari warisan budaya Minangkabau.

Batipuh adalah sebuah daerah di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Indonesia, yang terkenal karena melestarikan tradisi-tradisi budaya Minangkabau, termasuk seni beladiri Silek Galombang 12.

Silek Galombang 12 sendiri merupakan salah satu aliran atau cabang dari seni beladiri tradisional Minangkabau yang memiliki keunikan tersendiri. Pitalah Bungo Tanjuang, di sisi lain, mungkin merujuk pada nama tempat di Batipuh atau nama sebuah perguruan atau komunitas yang mengajarkan Silek Galombang 12.

​Di Batipuh, Pitalah Bungo Tanjuang, praktisi Silek Galombang 12 memegang peran penting dalam memelihara, mengembangkan, dan mewariskan tradisi ini kepada generasi berikutnya.

Mereka menjadi penjaga keaslian dan kecemerlangan seni beladiri tersebut, serta memastikan bahwa nilai-nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya tetap hidup dan berkembang.

Dengan keberadaannya di Batipuh, Pitalah Bungo Tanjuang, Silek Galombang 12 tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, tetapi juga menjadi daya tarik budaya bagi wisatawan yang tertarik untuk menggali lebih dalam ke dalam warisan budaya Minangkabau.

Tags: Silek

Berita Lainnya

Malin Kundang, Perantauan Teaterikal yang Tanggung oleh Payung Sumatera

Selasa, 18 Feb 2025 | 10:58 WIB

60 Wasit Silat se-Sumbar Ikuti Pelatihan Juri Festival Silek Tradisi

Rabu, 22 Nov 2023 | 11:51 WIB

Festival Silat Tradisi Nusantara, Supardi: Program Lanjutan Musyawarah Tuo Silek

Rabu, 19 Jul 2023 | 11:58 WIB
Dafitra Alberta saat mengajarkan salah seorang murid membuat kerajinan lampu hias dari pipa paralon.(Syafriadi/Klikpositif)

Melirik Kreatifivitas Sasaran Silek Al Huda Cupak, Berdayakan Ekonomi dengan Membuat Lampu Hias dari Pipa Paralon

Jumat, 15 Jul 2022 | 20:31 WIB
Selanjutnya

Jumlah Santunan Menurun, Dirut Jasa Raharja Ungkap Efektivitas Program Keselamatan dan Penanganan Kecelakaan Periode Mudik 2024

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara