Kota Solok, Klikpositif – TP-PKK Kota Solok turut mengambil peran dalam mendorong kehidupan masyarakat yang sehat dan tangguh bencana. Program ini merupakan bagian dari upaya PKK dalam membentuk keluarga berkualitas di Kota Beras Serambi Madinah.
Melalui Kelompok Kerja (Pokja) IV, Tim Penggerak PKK Kota Solok aktif melakukan pembinaan. Pembinaan tidak saja dilakukan terhadap pengurus di tingkat kelurahan, namun juga kader yang akan menjadi agen dalam pembinaan terhadap masyarakat.
Seperti yang dilakukan di kelurahan KTK Kota Solok, Pokja IV Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) melakukan pembinaan kader PKK, kader posyandu, dan kader kesehatan lainnya di Gazebo Parak Batuang, Jumat (22/11/2024). Pembinaan ini sudah menjadi agenda rutin.
Ketua Bidang IV Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP-PKK Kota Solok, Ely Umar Rivai menyampaikan, pembangunan kesehatan nasional pada dasarnya bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap individu.
Menurut Ely, hal tersebut dapat diwujudkan dengan lingkungan dan perilaku hidup sehat, serta memiliki kemampuan perencanaan sehat yang baik agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal.
Tujuan keluarga sehat dan tangguh bencana adalah peningkatan kesadaran gizi keluarga untuk pencegahan dan penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan masyarakat desa atau kelurahan dengan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pencegahan dan penurunan angka kematian ibu, bayi dan balita.
Lebih lanjut Ely memaparkan semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan bersama untuk mewujudkan keluarga sehat tanggap dan tanguh bencana melalui pilot project PHBS Plus di Kelurahan KTK.
Untuk meningkatkan pemahaman kader tentang mitigasi bencana, TP-PKK Kota Solok menghadirkan narasumber dari BPBD Koto Solok, Armilius yang menyampaikan materi dengan tema mewujudkan keluarga tangguh bencana melalui kesiapsiagaan bencana.
Untuk narasumber kedua TP-PKK Kota Solok menghadirkan Kepala Puskesmas KTK dr.Yulia Primiyani R, M.Kes yang menyampaikan materi terkait mewujudkan keluarga sehat melalui PHBS di rumah tangga.







