Kamis, 03 Sep 2026 - 12:28 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Menkeu Sebut Kemampuan Teknologi Digital Tentukan Perkembangan Ekonomi

"Di Indonesia adanya platform digital masih terbatas atau lebih banyak digunakan untuk berkomunikasi atau nimbrung di media sosial namun untuk fasilitas produktif seperti e-commerce baru 3%," katanya

redaksi
Minggu, 12 Sep 2021 | 08:03 WIB
Menkeu Sri Mulyani

Menkeu Sri Mulyani (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kemampuan sebuah negara dalam mengadopsi teknologi digital sangat menentukan perkembangan ekonomi serta posisi negara dalam rantai penciptaan nilai global atau global value chain.

“Kemampuan mengkreasi dan juga mengadopsi teknologi digital sangat menentukan bagaimana sebuah perekonomian dan negara mampu untuk masuk di dalam sistem global value chain yang akan meningkatkan produktivitas,” kata Sri Mulyani dilansir dari situs resmi.

Sri Mulyani menambahkan perkembangan revolusi industri ke-4 telah membuat semua negara berlomba-lomba untuk bisa memiliki kemampuan dalam meningkatkan produktivitas dengan menggunakan teknologi digital. Menurut Menkeu, Indonesia memiliki kesempatan untuk turut serta dalam kompetisi ini namun ia juga mengingatkan banyak tantangan yang harus dihadapi.

Baca Juga

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram

BI Catat Transaksi dan Komitmen Usaha Capai Angka Rp 2,75 Miliar di SCF 2026

Senin, 31 Agu 2026 | 06:43 WIB

Sertifikasi Halal Jadi Modal Strategis UMKM Sumbar Perluas Pasar

Minggu, 30 Agu 2026 | 13:15 WIB

Salah satu tantangan yang ia kemukakan adalah masih rendahnya jumlah pengguna aktif internet yang memanfaatkan internet untuk transaksi perdagangan. “Di Indonesia adanya platform digital masih terbatas atau lebih banyak digunakan untuk berkomunikasi atau nimbrung di media sosial namun untuk fasilitas produktif seperti e-commerce baru 3%,” katanya.

Angka tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan jumlah pengguna aktif internet yang menggunakan internet sebagai media berkomunikasi yaitu sebesar 36 persen dan 21 persennya menggunakan internet untuk mengakses media sosial. Meskipun demikian, jumlah transaksi e-commerce telah berkembang sangat pesat selama beberapa tahun terakhir bahkan mampu melahirkan berbagai perusahaan unicorn yang telah diakui baik di regional maupun internasional.

Di tengah segala keterbatasan, Menkeu mengatakan ekonomi digital di Indonesia telah mencapai pertumbuhan 49% per tahun dan pertumbuhan e-commerce di Indonesia bahkan diprediksi akan melampaui 130 miliar USD pada tahun 2025. “Ini sebuah studi yang cukup meyakinkan, namun kita juga tahu bahwa ini juga merupakan sebuah tantangan yang nyata, Indonesia diprediksi akan menjadi satu negara dengan kekuatan ekonomi digital terbesar di dunia,” tegasnya.

Oleh karena itu, Menteri Sri Mulyani meminta semua pihak terkait untuk bekerja sama merumuskan strategi dan pembangunan bersama dalam rangka mewujudkan hal tersebut. Pandemi Covid-19 telah mendorong semua kegiatan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi atau bahkan transformasi ke digitalisasi menjadi sebuah keharusan dan bahkan telah dipaksa dengan kondisi akibat pandemi yang tidak memberikan pilihan namun memaksa kita harus masuk kepada platform digital,” katanya.

Hal ini, menurut Menkeu dibuktikan dengan tumbuhnya sektor teknologi informasi dan komunikasi sebesar 10,6% di tengah kontraksi ekonomi Indonesia sebesar 2%. Menurutnya pembangunan infrastruktur digital adalah hal penting yang harus terus dilakukan demi mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi pemain digital dunia.

“Pemerintah Indonesia memiliki visi besar untuk membangun sektor digital ini, pemerintah menargetkan Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi digital terbesar di ASEAN,” jelasnya.

Tags: BisnisEkonomiNasional

Berita Lainnya

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram

BI Catat Transaksi dan Komitmen Usaha Capai Angka Rp 2,75 Miliar di SCF 2026

Senin, 31 Agu 2026 | 06:43 WIB

Sertifikasi Halal Jadi Modal Strategis UMKM Sumbar Perluas Pasar

Minggu, 30 Agu 2026 | 13:15 WIB

BI Sumbar Hadirkan SCF 2026, Angkat Potensi UMKM dan Ekonomi Kreatif

Rabu, 26 Agu 2026 | 12:24 WIB

Pertumbuhan, Investasi, dan Kualitas Pekerjaan

Rabu, 19 Agu 2026 | 16:30 WIB
Selanjutnya
ilustrasi

Pemerintah Bagikan Kuota Data Internet untuk 24,4 Juta Pendidik dan Peserta Didik

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara