Pessel, Klikpsoitif – Kondisi SDN 28 Pasar Surantih, Kabupaten Pesisir Selatan sangat memprihatinkan. Sekolah yang berada di bibir pantai itu terancam abrasi.
Kondisi ini sudah berlangsung sejak 8 tahun terakhir. Selain kondisi bangunan sekolah yang rusak akibat hantaman ombak, kondisi itu juga mengancam keselamatan para siswa.
Melihat kondisi itu, Anggota DPRD Pesisir Selatan, Ikal Jonedi minta Pemerintah daerah untuk bisa mencarikan solusi. Jangan sampai ada korban, baru pemerintah sibuk membantu.
“Kami sangat khawatirkan keselamatan siswa dan guru di sekolah ini. Jadi kami berharap segera ada solusi dari pemerintah,” ungkap Ikal Jonedi, Fraksi Demokrat Dapil setempat.
Menurutnya, para pelajar yang sekolah di SD itu setiap hari merasa was-was. Bahkan, beberapa kali terjangan ombak menghantam langsung bangunan sekolah. Akibatnya, kaca sekolah rusak.
“Lihat kaca-kaca itu, pecah akibat gelombang. Karena saat pasang naik ombaknya sampai ke sana. Tolonglah, ini perlu penanganan serius dan segera dari pemerintah daerah,” terangnya.
Politisi Demokrat itu mengaku telah mencoba mengalokasikan dana pokir untuk pembangunan tanggul pemecah ombak. Namun, karena anggarannya kecil, tidak maksimal dan akhirnya habis terkikis ombak.
“Itu tahun 2018 lalu, pakai pokir senilai Rp200 juta, tapi belum mampu menahan hantaman ombak sampai saat ini. Butuh alokasi dana yang lebih besar sehingga tanggul yang dibangun lebih kuat,” jelasnya.







