Sabtu, 07 Nov 2026 - 15:17 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Langsung Rebahan Setelah Makan, Ini Bahaya yang Mengintai Anda

Kebiasaan tidur sehabis makan dapat mengganggu kualitas tidur, memengaruhi berat badan, dan bahkan meningkatkan risiko sejumlah penyakit

redaksi
Kamis, 16 Des 2021 | 09:27 WIB
ilustrasi

ilustrasi (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF -Tubuh kita memerlukan waktu untuk mengolah makanan dalam sistem pencernaan.Namun kebiasaan rebahan atau tidur setelah makan membuat proses pencernaan ini akan terganggu.

Kebiasaan tidur sehabis makan dapat mengganggu kualitas tidur, memengaruhi berat badan, dan bahkan meningkatkan risiko sejumlah penyakit. Di bawah ini berbagai masalah kesehatan yang mungkin muncul akibat kebiasaan tidur setelah makan:

Baca Juga

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Ingin Kulit Sehat dan Terawat? Ini Panduan Rutinitas Skincare Sesuai Jenis Kulit

Sabtu, 24 Okt 2026 | 08:49 WIB

Heartburn

Heartburn merupakan rasa tak nyaman, nyeri, atau panas pada ulu hati akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kondisi ini biasanya dialami oleh penderita gangguan lambung seperti penyakit GERD dan orang-orang yang mengalami obesitas. Ada banyak faktor yang dapat memicu heartburn, salah satunya kebiasaan tidur setelah makan. Saat Anda berbaring dengan perut yang penuh, asam lambung dapat mengalir kembali ke kerongkongan sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

Gejala gangguan pencernaan ini akan lebih sering muncul bila sebelumnya Anda telah memiliki masalah dengan asam lambung. Selain itu, tekanan pada perut akibat berat badan berlebih juga dapat memperparah rasa tak nyaman pada ulu hati.

Stroke

Menurut sebuah studi di University of Ioannina Medical School, Yunani, tidur sehabis makan dapat meningkatkan risiko stroke. Orang yang memiliki jeda paling lama antara waktu makan dan tidur justru berisiko paling rendah untuk mengalami penyakit ini. Penelitian ini tidak menjelaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi, tapi ada teori yang mengatakan bahwa makan mendekati waktu tidur meningkatkan risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan. Hal ini menyebabkan sleep apnea yang berkaitan dengan stroke.

Teori lainnya menyatakan bahwa terjadi perubahan kadar gula darah, kolesterol, serta tekanan darah bila Anda terlelap setelah makan. Ketiga faktor ini mungkin meningkatkan risiko stroke, tapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan hal ini.

Berat badan berlebih

Jika Anda langsung terlelap setelah makan malam, tubuh tidak akan memiliki cukup waktu untuk membakar kalori dalam makanan. Kalori yang tidak terbakar akhirnya menumpuk dalam tubuh dan berubah menjadi timbunan lemak. Makan malam mendekati waktu istirahat juga bisa membuat Anda merasa kenyang pada esok harinya. Hal ini dapat memicu keinginan untuk makan dalam jumlah banyak pada siang hari atau makan makanan ringan yang tidak sehat secara berlebihan. Kebanyakan jenis camilan pada malam hari juga mengandung banyak lemak dan kalori, sebut saja mi instan, gorengan, atau makanan manis. Jika dibiarkan, kebiasaan makan sebelum waktu tidur dapat mengganggu berat badan ideal Anda.

Kualitas tidur

Kebiasaan tidur setelah makan bisa memengaruhi kualitas tidur Anda pada malam hari. Misalnya, makanan berat atau berlemak dapat menyebabkan kembung dan sakit perut sehingga membuat Anda harus berganti posisi tidur berulang kali. Bila Anda makan makanan pedas sebelum tidur, Anda bisa saja mengalami heartburn atau gangguan pencernaan sehingga Anda jadi tidak bisa tidur nyenyak. Bahkan, Anda mungkin saja harus bolak-balik ke kamar mandi karena rasa panas pada perut. Makan terlalu banyak sebelum tidur juga bisa menimbulkan gangguan lain, yakni sleep apnea. Kondisi ini ditandai dengan terhentinya napas selama beberapa saat. Akibatnya, otak tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup selama Anda terlelap.

Tags: Gaya HidupHealthkesehatan

Berita Lainnya

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Ingin Kulit Sehat dan Terawat? Ini Panduan Rutinitas Skincare Sesuai Jenis Kulit

Sabtu, 24 Okt 2026 | 08:49 WIB

5 Rekomendasi Minyak Alami untuk Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Sabtu, 24 Okt 2026 | 08:18 WIB

Selalu Merasa Lapar Meski Sudah Makan? Kenali 6 Kemungkinan Penyebabnya

Sabtu, 24 Okt 2026 | 07:11 WIB
Selanjutnya
ilustrasi

Soal Naiknya Tarif Cukai Tembakau, Ini Kata Menkeu

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara