PARIAMAN, KLIKPOSITIF – Kota Pariaman akan menjadi daerah proyek percontohan (pilot project) terkait penekanan angka stunting oleh Pemerintah Pusat.
Kota tersebut dinilai berhasil menekan angka stunting, bahkan jauh dari rata-rata upaya nasional.
Terkait hal ini, Anggota DPR RI Komisi lX bersama dengan Penyuluh KB Ahli Utama BKKBN Pusat datang ke Pariaman.
“Alasan utama Kota Pariaman jadin pilot project karena penurunan angka stunting jauh dari rata-rata nasional,” ungkap Anggota DPR RI Komisi lX, Ade Rezki Pratama, Selasa 29 Maret 2022.
Oleh sebab itu, Pemerintah Pusat menurut Ade sangat mengapresiasinya.
“Apa yang telah dilakukan Pemkot Pariaman dalam menekan angka stunting akan dibawa ke pusat sebagai pilot project,” jelas Ade Rezki.
Sementara itu Penyuluh KB Ahli Utama BKKBN Pusat, Nofrijal mengutarakan bahwa Pariaman dalam proses ini sudah sangat bagus.
“Tinggal usaha Pemkot Pariaman lagi agar pada 2023 angka stunting bisa turun hingga 3 persen,” jelas Nofrijal.
Penyuluh Ahli Utama itu juga mengatakan, pembangunan Sumber Daya Manusia harus menjadi skala prioritas bersama.
“Hal ini bisa diawali dengan menekan angka stunting sehingga generasi penerus bangsa dapat unggul baik secara fisik maupun mental. Nah ini yang dilakukan di Pariaman,” jelanya.
Kedepan, katanya lagi, Pemerintah akan mengubah strategi untuk suksesnya menekan angka stunting.
“Jadi kami bentuk kader-kader keluarga. Melalui kader ini warga kurang mampu agar bisa didampingi sehingga peluang stunting bisa diatasi secara dini,” jelasnya.
Tentang semua itu, Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin sangat bersemangat karena kota yang dipimpinnya terpilih sebagai pilot project.
“Maka dari itu, kami akan tetap komitmen untuk yang terbaik bagi generasi di Pariaman,” kata Mardison.
Pihaknya juga telah ‘melangkah lebih maju’ dengan memberikan penyuluhan kepada calon pengantin agar dapat memahami apa itu stunting.
“Untuk pencegahan stunting sejak dini dimulai dari situ. Sebelum menikah mereka akan diberi penyuluhan terkait antisipasi terjadinya stunting,” kata Mardison.






