SOLSEL, KLIKPOSITIF — Kapolres Solok Selatan (Solsel) AKBP Arief Mukti Surya Adhi Sabhara, mengapresiasi SMPN 14 Solok Selatan yang telah menjemput bola, dan berkomitmen menjadi Sekolah pelopor keselamatan berlalulintas.
“Kami mengapresiasi Dukungan moril sekolah ini dalam mengantisipasi kasus kecelakaan lalu lintas dikalangan pelajar sebagai tindak lanjut operasi zebra 2022 antara kepolisian dan sekolah-sekolah,” ungkap AKBP Arief Mukti Surya Adhi Sabhara, Senin (10/10/2022) saat jadi pembina upacara di SMPN 14 Solsel.
Dia mengungkapkan tingginya angka kecelakaan lalulintas dengan korban pengemudi anak dibawah umur, dibutuhkan kesadaran dan kepedulian semua pihak untuk bersama-sama melakukan pencegahan.
“Kami berharap anak sekolah yang masih dibawah umur untuk tidak lagi mengendarai sepeda motor sendiri ketika hendak bepergian ke sekolah tetapi diantar pihak keluarga,” katanya.
Dengan kondisi dan situasi pelajar yang masih labil, mudah terpengaruh berkendara dengan ugal-ugalan atau hal-hal lain yang dapat mengganggu keselamatan dirinya saat berkendara.
Didampingi Kasat Lantas AKP Sugeng Riadi, Kasat Binmas AKP Hendwel dan Kasat Narkoba AKP Hendri. Kapolres memerintahkan jajarannya untuk mengkomunikasikan dengan pihak sekolah perihal keselamatan berlalu lintas bagi peserta didik sebagai generasi penerus bangsa.
“Sementara ini selama giat operasi zebra 2022, sekolah yang akan kita jadikan sebagai pelopor keselamatan lalu lintas, kita fokuskan pada sekolah di pusat Kabupaten dulu”, katanya
Dia berharap SMPN 14 Solsel jangan sekedar jadi pelopor, akan tetapi bagaimana memiliki tanggungjawab moral yang betul-betul bisa dicontoh dan mencontohkan diri ke anak sekolah lainnya sebagai pelopor yang baik.
Selain perihal keselamatan berlalu lintas imbuhnya, pihaknya juga mensosialisasikan bahaya narkoba yang saat ini masuk tahap mengkhawatirkan.
“Hampir setiap hari satnarkoba menangkap pelaku dan pengedar narkoba, bahkan yang lebih miris ada anak dibawah umur yang dijadikan kurir, sehingga dibutuhkan kerjasama kita semua sehingga generasi muda kita bisa dilindungi dan bebas dari narkoba”, katanya
Kemudian imbuhnya, generasi muda harus pintar mengendalikan media sosial, karena banyak kerawanan bila tidak mampu mengontrolnya dengan baik. Terutama hal negatif yang merusak dan berujung keranah hukum.
Kepala SMPN 14 Solok Selatan Guswa Okrita mengatakan, pihaknya telah menyurati orang tua siswa sekaitan sekolah menjadi pelopor keselamatan lalu lintas.
“Program ini demi keselamatan generasi muda yang akan datang, terutama pelajar kami di SMPN 14, kemarin orang tua siswa sudah disurati dan dalam waktu dekat ini akan kami undang untuk bermusyawarah mengenai langkah selanjutnya”, katanya.
“Bagaimana anak-anak kita tidak berkendara di jalan raya. Kita akan bicarakan dengan orang tua siswa dan kita harapkan Pemkab nantinya memberikan solusi transportasi demi keselamatan anak sekolah,” katanya.







