Minggu, 20 Sep 2026 - 13:37 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Ini Sembilan Bidang Prioritas Riset Nasional

Kami melihat dari sisi bahwa kami sudah punya prioritas riset nasional sembilan bidang, dengan empat puluh sembilan produk. Tentunya usulan dari DRN untuk inovasi baru itu akan kami coba akomodir masukan-masukan yang ada

redaksi
Selasa, 3 Des 2019 | 10:34 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF — Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang P.S Brodjonegoro mengatakan inovasi yang diciptakan peneliti harus disesuaikan dengan apa yang menjadi tantangan dan kebutuhan Indonesia saat ini dan menonjolkan potensi sumber daya yang dimiliki Indonesia. Menteri Bambang mengungkapkan pertimbangan dalam prioritas riset dan inovasi di masa depan harus bergantung pada hal yang dapat dimanfaatkan dan berguna untuk masyarakat Indonesia dan dunia.

“Jangan sampai kita mengusulkan inovasi dari sisi kemampuan peneliti atau keberadaan teknologinya saja. Tapi kita harus bisa mendorong inovasi yang menjadi kebutuhan masyarakat banyak dan justru jika belum menguasai teknologinya, kita (generasi millenial Indonesia) harus kuasai dulu teknologinya,” ujarnya saat menjadi Pembicara Kunci pada Penutupan Sidang Paripurna III Dewan Riset Nasional di Hotel Aryaduta Jakarta (2/12).

Menteri Bambang menyambut baik penyelenggaraan Sidang Paripurna Dewan Riset Nasional (DRNl yang bertujuan untuk memetakan kebutuhan riset Indonesia menuju Indonesia Maju di tahun 2045. Menteri Bambang mengatakan akan mengakomodasi rekomendasi inovasi dari Dewan Riset Nasional (DRN) yang terdiri dari 9 bidang hasil bahasan komisi teknik DRN.

“Kami melihat dari sisi bahwa kami sudah punya prioritas riset nasional sembilan bidang, dengan empat puluh sembilan produk. Tentunya usulan dari DRN untuk inovasi baru itu akan kami coba akomodir masukan-masukan yang ada,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini Menteri Bambang mengajak para peneliti, akademisi dan inovator untuk selalu meningkatkan kualitas riset dan inovasinya. Jika pengembangan inovasi Indonesia hanya berjalan secara biasa tanpa disertai lompatan-lompatan besar, Menteri Bambang menilai hal tersebut akan menghambat Indonesia menjadi negara maju di tahun 2045. Setiap negara saat ini berlomba-lomba menjadikan inovasi sebagai pengungkit perekonomian negaranya, saat ini riset dan inovasi bukan lagi menjadi sebuah pilihan namun sebuah keharusan.

“Apa yang kira-kira mengancam mimpi Indonesia menjadi negara maju di 2045 tak tercapai? Adalah kalau Indonesia tidak bisa ‘mengupgrade’ dirinya. Kita tidak lagi bisa melakukan ‘business as usual’ seperti biasa, melainkan kita harus mulai bergerak ke arah inovasi, karena saat ini inovasi bukan lagi sebuah sebuah pilihan namun sudah menjadi sebuah keharusan. Bahkan inovasi harus dibudayakan sejak dini (enculturation of innovation)”.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DRN Bambang Setiadi memaparkan sembilan bidang prioritas riset nasional.

1. Untuk sektor kesehatan dan obat adalah inovasi penyakit degeneratif, stem cell untuk mendukung pariwisata kesehatan, obat kanker dengan bahan alam serta institut kesehatan nasional.

2. Dari bidang hukum dan keamanan, DRN mengusulkan pengembangan radar CGI dan keamanan siber sebagai program integrasi di tingkat DRN.

3. Di bidang pertanian dan pangan, Kemenristek/BRIN dan lembaga litbangjirap dalam koordinasinya dapat mengembangkan pangan fungsional dan bahan berbasis pangan lokal dengan pendekatan teknologi-teknologi dalam revolusi industri 4.0.

4. Untuk bidang material maju, DRN mengusul pembangunan industri material maju nasional, berbasis mineral lokal untuk penguatan sektor industri tersebut.

5. Dalam sektor sosial humaniora, inovasi unggulannya adalah membangun SDM unggul dan ekonomi berdaya saing berbasis inovasi mencakup _smart people_ dan _smart economy_.

Baca Juga

Remaja Nagari Batu Basa Tanah Datar Bersama UNP Didorong Jadi ‘Peer Educator’ dan Penggerak Literasi Digital

Rabu, 26 Agu 2026 | 15:53 WIB

Transfer Uang ke Luar Negeri Kini Makin Praktis dengan Fitur Bayar Tagihan Easylink

Kamis, 16 Jul 2026 | 17:38 WIB

6. Dalam bidang energi, DRN mengharapkan adanya upaya dekarbonisasi sektor energi.

7. Sementara itu, dalam bidang transportasi diharapkan adanya kapal tangki minyak nabati

8. Bidang infrastruktur ‘smart self healing pavement’.

9. Terakhir di bidang lingkungan kebencanaan, diharapkan adanya _disaster science and techno park_ dan sistem informasi inovasi manajemen dan kebijakan lingkungan dan kebencanaan nasional yang terintegrasi.

Sebelumya, pemerintah juga telah menetapkan 49 agenda prioritas riset nasional (PRN) dalam lima tahun ke depan sebagai fokus kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan (litbangjirap). (*)

Tags: NasionalTeknologi

Berita Lainnya

Remaja Nagari Batu Basa Tanah Datar Bersama UNP Didorong Jadi ‘Peer Educator’ dan Penggerak Literasi Digital

Rabu, 26 Agu 2026 | 15:53 WIB

Transfer Uang ke Luar Negeri Kini Makin Praktis dengan Fitur Bayar Tagihan Easylink

Kamis, 16 Jul 2026 | 17:38 WIB

Teknik Pomodoro untuk Mahasiswa dan Dosen: Belajar, Riset, dan Menulis Lebih Fokus

Senin, 15 Jun 2026 | 10:18 WIB

Warung Bara di Lereng Gunung Talang, Berinovasi Gunakan Layanan Non Tunai

Senin, 8 Jun 2026 | 11:39 WIB
Selanjutnya
Ilustrasi

Alasan Pentingnya Paket Data Internet Buat Anak Muda

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara