Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:15 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Hindari Potensi Depresi, Ini Sejumlah Hal yang Perlu Anda Ketahui

Menurut sebuah studi 2011 oleh Institut Pusat Kesehatan Mental di Universitas Heidelberg, tinggal di kota besar terkait dengan tingkat stres dan penyakit mental yang lebih tinggi, terutama depresi

redaksi
Selasa, 18 Mei 2021 | 05:22 WIB
stres

stres (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Efek depresi dapat berlangsung lama atau bahkan berulang. Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk berfungsi dan menjalani aktivitas harian.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab depresi. Namun ada beberapa faktor yang memengaruhi, seperti gangguan kimia pada otak, hormon, keturunan hingga gaya hidup. Dilansir dari The Healthy, jika Anda sudah berisiko mengalami gangguan yang melemahkan energi dan mematikan pikiran ini, lebih baik Anda menghindari kebiasaan yang dapat merusak suasana hati. Berikut di antaranya:

Tidak banyak gerak

Baca Juga

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Ingin Kulit Sehat dan Terawat? Ini Panduan Rutinitas Skincare Sesuai Jenis Kulit

Sabtu, 24 Okt 2026 | 08:49 WIB

Terlalu banyak waktu yang dihabiskan untuk terpaku pada TV atau perangkat elektronik lainnya dapat berdampak pada kesehatan mental Anda. Padahal, mengerahkan upaya fisik dan mental dengan olahraga atau melakukan hobi misalnya, dapat meningkatkan suasana hati Anda dan menurunkan kemungkinan untuk merasa tertekan. Sebab saat Anda aktif secara fisik, otak melepaskan zat kimia yang membuat Anda merasa nyaman (endorfin dan endocannabinoid) yang dapat meredakan perasaan depresi.

Menghabiskan banyak waktu sendirian

Menghabiskan waktu berkualitas sendirian sesekali memang dapat sangat bermanfaat bagi kesehatan mental Anda, kata Susan Heitler, PhD, seorang psikolog klinis dan penulis Prescriptions Without Pills. Namun, Heitler memperingatkan, menghabiskan terlalu banyak waktu dalam kesendirian dapat membalikkan efek ini dan benar-benar meningkatkan risiko depresi. Untuk melindungi diri Anda, dia menekankan pentingnya menciptakan persahabatan yang kuat dan hubungan dengan orang lain.

Jarang melihat alam

Menghabiskan terlalu banyak waktu di daerah perkotaan dapat merusak suasana hati Anda. Menurut sebuah studi 2011 oleh Institut Pusat Kesehatan Mental di Universitas Heidelberg, tinggal di kota besar terkait dengan tingkat stres dan penyakit mental yang lebih tinggi, terutama depresi.Jika memungkinkan, coba keluar kota sesekali untuk melihat pemandangan baru. Namun, melakukan sesuatu yang sederhana seperti berjalan di luar ruangan mencari udara segar dan sinar matahari atau memelihara tanaman di rumah bisa meningkatkan suasana hati Anda.

Menghabiskan waktu dengan orang-orang toxic

Kritik negatif dari teman, atasan, atau orang lain bisa lebih dari sekadar membuat Anda kesal. Sebaliknya, mengelilingi diri dengan orang-orang negatif seperti itu sebenarnya dapat meningkatkan risiko Anda merasa tertekan. “Berada di sekitar seseorang yang mengirimkan energi negatif itu bermasalah. Itu akan membuatmu merasa sedih.”Tidur larut malam

Studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam jurnal Cognitive Therapy and Research menemukan bahwa orang yang tidur larut malam melaporkan pikiran negatif yang lebih kronis sepanjang hari, perilaku yang dikaitkan dengan depresi. Sebaliknya, mereka yang tertidur lebih awal mengalami serangan pikiran negatif yang lebih sedikit.

Tags: Gaya HidupHealthkesehatanPenelitianRiset

Berita Lainnya

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Ingin Kulit Sehat dan Terawat? Ini Panduan Rutinitas Skincare Sesuai Jenis Kulit

Sabtu, 24 Okt 2026 | 08:49 WIB

5 Rekomendasi Minyak Alami untuk Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Sabtu, 24 Okt 2026 | 08:18 WIB

Selalu Merasa Lapar Meski Sudah Makan? Kenali 6 Kemungkinan Penyebabnya

Sabtu, 24 Okt 2026 | 07:11 WIB
Selanjutnya
Aplikasi Telegram

Akibat Aturan Privasi WhatsApp, Jumlah Pengunduh Telegram Meningkat

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara