KLIKPOSITIF – Perusahaan asal Sumbar, PT Dempo Andalas Samudera berhasil mengekspor ikan Tuna ke Amerika Serikat.
Adapun jumlah ikan yang diekspor pun tidak tanggung-tanggung, yakni mencapai 19.979 kilogram yang dikirim lewat kapal kargo di Teluk Bayur.
Hal itu diungkap oleh Kepala Balai Karantina Sumatera Barat, Ibrahim. Ia mengatakan, pengiriman kali ini memakai metode yang baru.
“Iya. Pengiriman dilakukan melalui jalur laut kali ini. Biasanya lewat udara. Ada 19.976 kilogram atau hampir setara dengan 20 ton,” katanya.
Ekspor ikan tuna ini dilakukan setelah melalui proses pemeriksaan ketat oleh Karantina Sumatera Barat.
Ia menjelaskan, pemeriksaan itu bertujuan untuk memastikan produk perikanan bebas dari penyakit sebelum dikirim ke luar negeri.
“Proses pemeriksaan ini penting untuk memastikan bahwa ikan tuna memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan internasional, sehingga dapat diterima dengan baik di negara tujuan,” kata Ibrahim.
Menurut Ibrahim, pemeriksaan tersebut untuk memastikan ikan yang diekspor bebas dari penyakit.
“Setelah dinyatakan aman, kami menerbitkan sertifikat karantina sebagai bukti bahwa produk ini layak untuk diekspor,” tambah dia.
Dengan adanya sertifikat, produk perikanan Indonesia dapat bersaing di pasar internasional dan diterima dengan baik oleh konsumen di Amerika Serikat.
Ia menyebut, sebelumnya pengiriman yang sebelumnya menggunakan pesawat. Sehingga pengiriman lebih optimal dari sisi biaya.
“Dengan menggunakan kapal kargo, kami dapat mengirim volume yang lebih besar dengan biaya yang lebih efisien.”
“Ini adalah langkah strategis kami untuk meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global,” ujar Agung Nursy dari pihak PT. Dempo.
Ekspor ikan tuna ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan pelaku usaha untuk meningkatkan volume ekspor produk perikanan Indonesia, khususnya dari Sumatera Barat.
Apalagi menurut dia, Sumbar dikenal sebagai salah satu penghasil ikan tuna berkualitas tinggi yang telah diakui di pasar internasional.(*)