Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:25 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Ekonomi Bisnis

Harga Emas Dunia Jatuh Didorong Penguatan Dolar

Harga emas di pasar spot anjlok 1,6 persen menjadi USD1.818,66 per ounce

redaksi
Kamis, 27 Jan 2022 | 09:34 WIB
Emas

Emas (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Penguatandolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mendorong turunnya harga emas dunia. Dilansir dari CNBC, Kamis (27/1/2022) harga emas di pasar spot anjlok 1,6 persen menjadi USD1.818,66 per ounce setelah meluncur sebanyaknya 1,8 persen ke level terendah dalam seminggu di USD1.815,06 per ounce.

Emas berjangka Amerika Serikat ditutup melorot 1,2 persen menjadi USD1.829,70 per ounce. Perak menyusut 1 persen menjadi USD23,59 per ounce. “Komentar hawkish Powell pada dasarnya hampir menjamin kenaikan suku bunga Maret, menekankan kekuatan ekonomi dan mencatat bahwa balance sheet The Fed terlalu besar dan perlu dikurangi,” kata trader logam mulia independen yang berbasis di New York, Tai Wong.

Baca Juga

Belanja Negara di Sumbar hingga September 2026 Capai 74,35 Persen

Rabu, 28 Okt 2026 | 17:35 WIB
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Barat, Kukuh Sumardono Basuki

Realisasi Transfer ke Daerah di Sumbar Capai Rp17,1 Triliun

Rabu, 28 Okt 2026 | 07:28 WIB

Kenaikan suku bunga meningkatkan opportunity cost memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil. “Kendati permintaan fisik dan ETF tetap kuat, komentar hawkish Powell tampaknya akan membatasi emas di kisaran USD1.850 dalam jangka pendek.” Tambah dia.

Sementara itu paladium naik 6,1 persen menjadi USD2.334,89 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sejak 8 September di USD2.382,82, sedangkan platinum naik 0,8 persen menjadi USD1.033,72 per ounce.

Tags: BisnisDuniaEmasGlobal

Berita Lainnya

Belanja Negara di Sumbar hingga September 2026 Capai 74,35 Persen

Rabu, 28 Okt 2026 | 17:35 WIB
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Barat, Kukuh Sumardono Basuki

Realisasi Transfer ke Daerah di Sumbar Capai Rp17,1 Triliun

Rabu, 28 Okt 2026 | 07:28 WIB

Memilih Laptop Kini Menjadi Investasi Jangka Panjang, Axioo Lengkapi dengan Perlindungan Axioo ADP XTRA hingga 3 Tahun

Rabu, 7 Okt 2026 | 11:28 WIB

September Ceria, Honda Menara Agung Tebar Diskon hingga Rp2,22 Juta

Selasa, 22 Sep 2026 | 17:03 WIB
Selanjutnya
Marc Marquez

Usai Berkutat dengan Cedera, Marquez Dinyatakan Fit untuk Tes Pra Musim MotoGP 2022

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara