Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:37 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Ekonomi Bisnis

Harga dan PMK Tidak Pengaruhi Daya Beli dan Penjualan Daging Sapi di Pariaman

Rehasa
Rabu, 8 Jun 2022 | 14:57 WIB
penjual daging sapi

penjual daging sapi

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Barat, Kukuh Sumardono Basuki

Realisasi Transfer ke Daerah di Sumbar Capai Rp17,1 Triliun

Rabu, 28 Okt 2026 | 07:28 WIB
Ilustrasi

Weltrade Review: Menilai Transparansi, Kondisi Trading, dan Keandalan

Jumat, 16 Okt 2026 | 16:28 WIB

PARIAMAN, KLIKPOSITIF- Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Pariaman tidak mempengaruhi daya beli warga serta penjualan daging ternak sapi di Pasar Rakyat Pariaman, Rabu (8/6/2022).

Salah satu pedagang bernama Nasrul (44) mengatakan, daya beli warga tidak dipengaruhi oleh PMK.
 
“Buktinya sampai saat ini setiap hari ada saja yang beli. Setiap hari juga saya sembelih satu ekor sapi,” ungkap Nasrul.
Nasrul juga mengatakan, harga daging sapi perkilogram dibaderol Rp150.
“Harga itu tidak berubah semenjak bulan ramadan kemarin,” ulasnya.
Terpisah, Kabid Pertenakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman Marini Jamal mengatakan, PMK tidak mengurangi kualitas daging serta tidak dapat menular bagi manusia.
“Ia, berdasarkan pantauan kami, PMK tidak mempengaruhi daya beli masyarakat maupun penjualan,” kata Marini.
Lagian, katanya lagi, belum ada satupun kasus penyebaran PMK dari hewan ke manusia.
“Hewan yang terkena PMK tidak berpengaruh terhadap manusia jika dikonsumsi dagingnya,” jelas Kabid itu.
 
Pemkot Pariaman telah menyosialisasikan terkait pengaruh serta dampak PMK ke warga kota itu.
Tags: daerahEkonomiharag dagingPariamanpmksapiSumbar

Berita Lainnya

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Barat, Kukuh Sumardono Basuki

Realisasi Transfer ke Daerah di Sumbar Capai Rp17,1 Triliun

Rabu, 28 Okt 2026 | 07:28 WIB
Ilustrasi

Weltrade Review: Menilai Transparansi, Kondisi Trading, dan Keandalan

Jumat, 16 Okt 2026 | 16:28 WIB

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB
Selanjutnya
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Aliza Rahayu Rusma melakukan Inspeksi ke Kejaksaan Negeri Solok Selatan.

Wakajati Sumbar Inspeksi Kejari Solsel, Ada Apa?

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara