PADANG, KLIKPOSITIF — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menghadiri peringatan Lustrum IX Universitas Bung Hatta (UBH) yang digelar di Convention Hall Kampus Proklamator I UBH, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan ini diisi dengan sidang senat terbuka, serta orasi ilmiah oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Setiawan, bertema Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Universitas Berdampak dan Berdaya Saing Global.
Turut hadir Rektor UBH, Diana Kartika, bersama para Wakil Rektor, jajaran Badan Pembina, Pengawas, dan Pengurus Yayasan Pendidikan Bung Hatta, serta unsur senat, para dekan, ketua jurusan, dosen, tenaga kependidikan, hingga alumni UBH. Juga hadir Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM, Nizam Ul Muluk.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan selamat atas usia ke-45 UBH yang dinilainya sebagai fase matang dan penuh pencapaian. Ia menyebut status akreditasi Unggul yang diraih UBH turut menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.
“Usia 45 tahun adalah usia yang penuh pengalaman dan masa kejayaan. Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Padang, kami bangga terhadap Universitas Bung Hatta yang kini berada pada posisi luar biasa dengan akreditasi Unggul,” ujar Maigus.
Ia menegaskan, Pemko Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan melalui Program Unggulan (Progul) “Padang Juara”. Program ini menurutnya, tidak hanya berfokus pada pendidikan dasar, tetapi juga membuka akses pendidikan tinggi hingga luar negeri bagi generasi muda Kota Padang.
“Pemko Padang telah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas dan lembaga pendidikan internasional, termasuk Sampoerna Foundation yang memfasilitasi mahasiswa kuliah di Sampoerna University Jakarta hingga melanjutkan studi ke Arizona State University. Selain itu, juga menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Guangdong, China, dan langkah ini merupakan upaya untuk mencetak generasi muda berdaya saing global,” ujarnya.
Maigus Nasir menambahkan bahwa Pemko Padang juga mendorong penguatan karakter generasi muda melalui program Smart Surau. Program tersebut mengintegrasikan pendidikan karakter berbasis masjid dan musala dengan pendekatan digitalisasi dan pengembangan potensi remaja.
“Kita berharap UBH dapat mendukung program Padang Juara dan Smart Surau, selaku mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung penguatan sumber daya manusia, riset, inovasi, dan pendidikan karakter di Kota Padang,” pungkasnya.
Sementara itu, Rektor UBH, Diana Kartika, menyebut UBH terus memperkuat kualitas akademik dan sumber daya manusia untuk mempertahankan posisi sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di wilayah LLDIKTI X.
Menurutnya, lebih dari 52 persen dosen UBH telah bergelar doktor, dengan delapan program studi terakreditasi Unggul dan didukung 14 guru besar. Ia menilai capaian tersebut menjadi modal penting bagi UBH untuk terus berkembang sebagai kampus unggul dan berdampak.
“Universitas Bung Hatta akan terus bergerak menjadi kampus yang adaptif, berkarakter, berdaya saing, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Diana. (Dv/BT/Prokopim)












