Senin, 31 Agu 2026 - 11:16 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Pariwara

Gerak Kota Solok Pasca Bencana, Pulihkan Infrastruktur Perkuat Mitigasi

Syafriadi
Jumat, 10 Jul 2026 | 17:33 WIB
Tak hanya duduk di meja, Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra turun tangan langsung distribusikan bantuan pasca bencana.(Ist)

Tak hanya duduk di meja, Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra turun tangan langsung distribusikan bantuan pasca bencana.(Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Solok, Klikpositif – Pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Beras -julukan Kota Solok- pada November 2025 lalu, Pemerintah Kota Solok terus melakukan langkah pemulihan infrastruktur dan penguatan mitigasi bencana.

Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra mengatakan, Pemerintah Kota Solok sudah menetapkan langkah-langkah strategis dalam akselerasi pemulihan infrastruktur dan juga pelayanan publik.

Dalam penguatan pemulihan dan mitigasi bencana, Wali Kota Solok menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menjalankan langkah-langkah atau program prioritas yang sudah disiapkan.

Menurut Wako Ramadhani, pemulihan infrastruktur sangat penting untuk dioptimalkan, mengingat bencana tidak saja merusak fasilitas umum, perumahan dan areal persawahan, banjir juga mengganggu roda perekonomian masyarakat.

Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra dan jajaran Dinas PU meninjau rencana pembangunan jalan.(Ist)

“Pembenahan infrastruktur merupakan prioritas kita pasca bencana agar pelayanan publik dan perekonomian kembali bergerak maksimal. Secara bertahap, pemerintah daerah dan masyarakat terus bang­­kit untuk pulih dengan semangat kebersamaan,” cetusnya.

Arah pemulihan pasca bencana di Kota Solok pun mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui pengalokasian kembali anggaran Transfer Ke Daerah (TKD). Alokasi diperuntukan untuk pemulihan pasca bencana.

Atensi Pemko Solok pasca bencana tidak hanya pada upaya perbaikan dan pemulihan pemukiman masya­rakat yang terdampak, namun juga perbaikan terhadap berbagai infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat banjir.

“Terutama akses jalan vital guna mendorong berputarnya kembali roda perekonomian ma­sya­ra­kat. Selain itu, kita perkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana serta edukasi terhadap masyarakat dalam menghadapi potensi bencana,” ungkap Wako Ramadhani.

Pulihkan Infrastruktur, Perkuat Mitigasi

Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra saat memantau langsung proses pemulihan usai bencana hidrometeorologi di Kota Solok November 2025 lalu.(Ist)

Dalam upaya pemulihan infrastruktur, Pemerintah Kota Solok mengalokasikan anggaran ke OPD teknis. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Solok mendapat dukungan anggaran sebesar Rp 55.711.­698.968. Sebagian dari dana tersebut diperuntukan untuk perbaikan infrastruktur jalan yang nilainya men­capai Rp 5.913.­216.960,-.

Selain perbaikan jalan yang rusak akibat dampak bencana, pem­bangu­nan ja­lan poros kota atau ja­lan vital untuk mendorong bergeraknya roda pe­re­konomian masyarakat juga menjadi perhatian.

Kepala Bidang PSDA, Wirda Ningsih Caniago menjelaskan, pemulihan infrastruktur merupakan komitmen jangka panjang pemerintah dalam menjaga stabilitas sektor agraria di Kota Beras.

Selain pembangunan jalan, perhatian khusus juga diberikan pada sistem drainase sebagai langkah antisipasi terhadap potensi genangan dan banjir, terutama saat musim hujan.

Baca Juga

Warga Masih Kekurangan Air Bersih, BPBD Padang Kerahkan Dua Armada Tangki

Jumat, 28 Agu 2026 | 08:08 WIB

Qori Kebanggaan Kota Solok Wakili Sumbar di MTQ Korpri Makassar 2026

Kamis, 20 Agu 2026 | 14:56 WIB

Tidak saja DPUPR Kota Solok yang bergerak cepat dalam penguatan infrastruktur fisik, langkah-langkah mitigasi bencana pun dilakukan melalui BPBD Kota Solok.

Dari kajian kebencanaan BPBD Kota Solok, terdapat 4 dari 13 kelurahan yang masuk daerah relatif aman dari ancaman banjir, yakni Kelurahan Laing, Tanjung Paku, Pasar Pandan Air Mati (PPA). Sementara 9 kelurahan masuk kategori rawan dan butuh perhatian dan kewaspadaan lebih tinggi.

Pembangunan dinding penahan tebing Banda Imang untuk mencegah longsor.(Ist)

Menurut Kalaksa BPBD Kota Solok, Edrizal, dengan resiko besar yang mengancam, salah satu langkah paling efektif dalam mengurangi dampak bencana tentu dengan memperkuat fasilitas penanggulangan bencana dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko.

Dari pengembalian anggaran TKD tersebut, BPBD Kota Solok mendapat dukungan dana sebesar Rp1,5 miliar. Dari anggaran itu, dialokasikan untuk pembangunan gudang logistik dan garasi kenda­raan operasional senilai Rp900 juta.

Dije­las­kan Edri­zal, hal ini akan me­nunjang pe­nyi­mpanan peralatan dan logistik kebencanaan secara lebih aman dan terintegrasi. Selain itu, sekitar Rp500 juta dialokasikan untuk pengadaan peralatan kebencanaan, sehingga proses penanganan darurat di lapangan dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan optimal.

Selain itu, juga dialokasikan anggaran Rp132 juta untuk penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) yang akan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan daerah berbasis mitigasi dan pengurangan risiko bencana.

Menurut Edrizal, dukungan anggaran tersebut merupakan investasi penting untuk meningkatkan ketangguhan Kota Solok dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di masa mendatang.

“Kami terus berupaya meningkatkan kapasitas personel, melengkapi sarana dan prasarana, serta memperkuat edukasi masyarakat. Penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

BPBD Kota Solok juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada, menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta mengikuti setiap informasi dan peringatan yang disampaikan pemerintah.

Diapresiasi Pemerintah Pusat

Wamendagri Bima Arya saat mengunjungi Kota Solok ketika bencana Hidrometeorologi.(Ist)

Bencana hidrometeorologi pada November 2025 menjadi catatan serius bagi Kota Solok. Sebanyak 9.375 jiwa dari 2.978 Kepala Keluarga terdampak banjir akibat luapan aliran Batang Lembang dan Batang Gawan.

Banjir tidak hanya melanda daerah-daerah yang berada di bantaran Batang Lembang, namun juga sejumlah kelurahan lain yang berada di aliran sungai lainnya. Total 9 dari 13 kelurahan di 2 kecamatan terdampak banjir.

Tidak saja merendam rumah warga hingga fasilitas umum, banjir juga merusak lahan pertanian utamanya sawah produktif. Data BPBD Kota Solok, banjir merendam 106,9 hektare lahan pertanian, kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.

Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra menjadi sosok yang amat sibuk dalam menghadapi banjir bandang saat bencana hidrometeorologi. Turun langsung membantu proses penanggulangan bencana hingga distribusi bantuan logistik.

Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra mengantarkan bantuan langsung ke rumah warga.(Ist)

Langkah Wali Kota Solok tak hanya sampai di situ, seluruh ASN diturunkan sebagai relawan dalam pada masa tanggap darurat. Setiap ASN yang berusia di bawah 40 tahun ditugaskan membantu penanggulangan bencana.

tidak hanya sebagai abdi negara, ASN di daerah rawan bencana dituntut siap membantu dalam berbagai tugas kemanusiaan, mulai dari evakuasi, pelayanan logistik, hingga pembersihan rumah warga terdampak, termasuk fasilitas umum.

Kolaborasi antara TNI-Polri, tenaga kebencanaan, relawan hingga ASN membuat penanggulangan bencana di Kota Beras berlangsung cepat. Respon cepat pemerintah daerah menghadirkan kenyamanan dari masyarakat.

Kota Solok menjadi salah satu daerah yang tergolong sigap dalam menanggulangi bencana. Langkah strategis dan tepat Kota Solok dalam penanggulangan bencana mengurangi dampak dan risiko fatal.

Kesigapan Kota Solok pun mendapat acungan jempol dari pemerintah pusat. Wamendagri Bima Arya ketika berkunjung ke Kota Solok menyampaikan apresiasi atas kesigapan pemerintah Kota Solok dalam penanggulangan bencana. Keselamatan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat merupakan prioritas utama dalam penaggulangan bencana.

Tags: Bencana HidrometeorologiKota Solok

Berita Lainnya

Warga Masih Kekurangan Air Bersih, BPBD Padang Kerahkan Dua Armada Tangki

Jumat, 28 Agu 2026 | 08:08 WIB

Qori Kebanggaan Kota Solok Wakili Sumbar di MTQ Korpri Makassar 2026

Kamis, 20 Agu 2026 | 14:56 WIB

Kibarkan Semangat Kemerdekaan, Pawai Alegoris Semarakkan HUT Ke-81 RI di Kota Solok

Selasa, 18 Agu 2026 | 21:01 WIB

Satpol PP Kota Solok Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Taman Syech Kukut

Rabu, 22 Jul 2026 | 19:55 WIB
Selanjutnya

BRI Edukasi Pengiat UMKM di Solsel, Perkuat Literasi Keuangan

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara