Kota Solok, Klikpositif – Batik menjadi salah satu produk kerajinan di Kota Solok. Industri Kecil Menengah ini terus berkembang seiring dengan meningkatnya permintaan. Setidaknya ada 6 pengrajin batik yang terus eksis di Kota Beras.
Dala. Mendorong peningkatan mutu dan pemasaran, Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kota Solok terus melakukan pembinaan. Produk batik Kota Solok harus berdaya saing dalam menjangkau pasar.
Pembinaan difokuskan pada peningkatan kompetensi para pelaku IKM, mulai dari teknik pewarnaan yang tepat, pengembangan motif khas daerah, hingga penguatan manajemen usaha agar produk batik Kota Solok semakin berdaya saing di pasar regional maupun nasional.
Kepala Dinas DPKUKM Zulkarnaini mengatakan, pemerintah daerah terus mendorong tumbuhnya sektor ekonomi kreatif, termasuk industri batik, sebagai identitas daerah sekaligus penggerak perekonomian masyarakat.
βBatik Solok memiliki karakter dan potensi besar. Melalui pembinaan ini, kita harapkan para pelaku IKM dapat mengembangkan kreativitas, meningkatkan kualitas produksi, serta memperluas akses pasar,β ujarnya saat pertemuan, Selasa (9/12/2025) di Rumah Batik Tarancak, Ampang Kualo.
Para perajin batik menyambut baik program pembinaan yang dilakukan DPKUKM Kota Solok. Mereka berharap pembinaan serupa dapat terus diadakan secara berkelanjutan untuk membantu IKM bertumbuh dan meningkatkan pendapatan.
Melalui pembinaan ini, Pemerintah Kota Solok berharap IKM Batik semakin berkembang dan mampu menghadirkan produk berkualitas tinggi yang tidak hanya menonjolkan keindahan motif khas, tetapi juga mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Setidaknya, ada 6 kelompok pengrajin batik yang terus berjalan di Kota Solok. Batik Tarancak, Batik Pultimtam, Batik Babaleh, Batik Ynadri, Batik Solok Daro, dan Mira Batik.






