Rabu, 23 Sep 2026 - 00:31 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Gangguan Infrastruktur Hambat Distribusi, Pakar Jelaskan Penyebab Antrean BBM di Sumbar

Hal tersebut merupakan salah satu konsekuensi dari terganggunya akses transportasi. Bukan karena pasokan BBM tidak tersedia

Kiki Julnasri
Kamis, 9 Jul 2026 | 19:13 WIB
Pakar Transportasi Universitas Bung Hatta, Fidel Miro

Pakar Transportasi Universitas Bung Hatta, Fidel Miro

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF– Antrean BBM yang terjadi di sejumlah SPBU di Sumatera Barat dinilai merupakan dampak dari terganggunya akses distribusi akibat kendala pada infrastruktur transportasi, bukan karena berkurangnya ketersediaan pasokan BBM.

Pakar Transportasi Universitas Bung Hatta, Fidel Miro, menyampaikan, gangguan pada jalur distribusi akan berdampak langsung terhadap rantai pasok berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk distribusi BBM ke SPBU.

Ia mengatakan, hal tersebut merupakan salah satu konsekuensi dari terganggunya akses transportasi. Bukan karena pasokan BBM tidak tersedia.

“Ketika terjadi hambatan pada jalur distribusi, waktu tempuh kendaraan logistik menjadi lebih panjang sehingga distribusi ke berbagai wilayah ikut terdampak. Ini merupakan konsekuensi dari terganggunya akses transportasi, bukan karena pasokan BBM tidak tersedia,” ungkapnya kepada KLIKPOPSITIF, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, dampak gangguan infrastruktur tersebut terlihat dari meningkatnya waktu tempuh perjalanan menuju sejumlah wilayah seperti Solok, Padang Pariaman, Bukittinggi, dan Payakumbuh.

Menurutnya, jika sebelumnya mobil tangki BBM maupun kendaraan logistik dapat menempuh perjalanan sekitar 3-5 jam, kini waktu tempuh meningkat menjadi sekitar 5-7 jam. Kondisi tersebut membuat satu siklus distribusi membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kondisi normal.

Akibatnya, frekuensi perjalanan mobil tangki BBM maupun kendaraan logistik menjadi lebih rendah karena setiap armada membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan satu siklus pengiriman.

“Dampaknya tidak hanya dirasakan pada distribusi BBM ke SPBU, tetapi juga pada pengiriman berbagai kebutuhan masyarakat, aktivitas industri, serta layanan transportasi yang mengandalkan kelancaran distribusi darat,” terangnya.

Lanjutnya, kondisi tersebut merupakan tantangan logistik yang lazim terjadi ketika terdapat gangguan pada infrastruktur transportasi. Oleh karena itu, percepatan pemulihan akses jalan dan jembatan menjadi faktor penting untuk mengembalikan kelancaran distribusi barang serta mobilitas masyarakat.

“Begitu akses transportasi kembali normal, waktu tempuh akan menurun, frekuensi distribusi meningkat, dan rantai pasok akan kembali berjalan lebih efisien,” katanya.

Baca Juga

SPBU di Sumbar (Klikpositif.com

ESDM Sumbar Beberkan Penyebab Antrean Panjang BBM, Tiga Jalur Distribusi Lumpuh

Selasa, 7 Jul 2026 | 10:30 WIB
Pengisian Pertamax di SPBU Padang, Rabu (10/6/2026)

Pertamax Tembus Rp17.000 per Liter di Sumbar, Konsumen di Padang Kaget Saat Isi BBM

Rabu, 10 Jun 2026 | 14:07 WIB

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Dinas Perhubungan, Pertamina Patra Niaga, Polda Sumatera Barat, serta instansi terkait terus melakukan berbagai langkah percepatan penanganan.

Upaya tersebut meliputi rekayasa lalu lintas pada titik-titik kemacetan, percepatan perbaikan Jembatan Jurai di Bungus, pengaturan arus kendaraan distribusi, hingga optimalisasi penyaluran BBM melalui Terminal BBM Teluk Kabung guna menjaga kelancaran pasokan ke wilayah terdampak.

Tags: Antrean Kendaraan di SPBUHarga BBM SumbarPakar Jelaskan Penyebab Antrean BBM di Sumbar

Berita Lainnya

SPBU di Sumbar (Klikpositif.com

ESDM Sumbar Beberkan Penyebab Antrean Panjang BBM, Tiga Jalur Distribusi Lumpuh

Selasa, 7 Jul 2026 | 10:30 WIB
Pengisian Pertamax di SPBU Padang, Rabu (10/6/2026)

Pertamax Tembus Rp17.000 per Liter di Sumbar, Konsumen di Padang Kaget Saat Isi BBM

Rabu, 10 Jun 2026 | 14:07 WIB
SPBU di Sumbar (Klikpositif.com

Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Warga Sumbar Menjerit: Pertalite Langka, Harga BBM Makin Mencekik

Rabu, 10 Jun 2026 | 10:00 WIB
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andri Kurniawan, bersama Kadis ESDM Sumbar Helmi Heriyanto saat diwawancara usai sidak, Sabtu (23/5/2026)

Ditreskrimsus Sumbar Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM dengan Modus Barcode Ganda di SPBU Padang, Sidak Diperluas

Minggu, 24 Mei 2026 | 13:50 WIB
Selanjutnya
survei pasar

Harga Cabai di Pasar Raya Padang Relatif Stabil, Cabai Hijau Keriting Turun Jadi Rp36 Ribu per Kg

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara