PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mematangkan berbagai persiapan menjelang Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembenahan jalur hijau dan pemasangan perangkap sampah di kawasan Batang Arau, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, itu turut melibatkan jajaran tim lapangan dan Pasukan Oranye. Sejak pagi, petugas tampak melakukan penataan kawasan hijau, membersihkan lingkungan sekitar, serta memasang fasilitas penahan sampah pada sejumlah saluran drainase yang bermuara ke Sungai Batang Arau.
Pembenahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut rangkaian HJK Padang ke-357 yang akan dipusatkan di sejumlah titik strategis di kota, termasuk kawasan Batang Arau dan bawah Jembatan Siti Nurbaya yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat keramaian.
Fadelan Fitra Masta mengatakan, jalur hijau yang saat ini dibenahi akan menjadi lokasi penanaman pohon persahabatan oleh Wali Kota Padang bersama Wali Kota Hildesheim, Jerman. Agenda itu dijadwalkan berlangsung pada 7 Agustus 2026 sebagai simbol penguatan hubungan Sister City antara Kota Padang dan Kota Hildesheim.
“Hari ini kita berada di kawasan Batang Arau untuk memastikan persiapan HJK terus berjalan. Kita sedang merapikan jalur hijau dan memastikan kawasan ini siap menyambut berbagai rangkaian kegiatan,” ujar Fadelan di sela peninjauan.
Menurutnya, penanaman pohon bersama kedua kepala daerah tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi simbol persahabatan yang telah terjalin serta mempertegas komitmen kerja sama internasional antara kedua kota.
“Di jalur hijau ini nantinya akan dilakukan penanaman pohon bersama Bapak Wali Kota Padang dan Wali Kota Hildesheim. Ini menjadi simbol persahabatan sekaligus memperkuat hubungan Sister City Padang-Hildesheim,” katanya.
DLH Kota Padang menargetkan seluruh pembenahan jalur hijau di kawasan Batang Arau rampung sepenuhnya pada 1 Agustus 2026. Dengan demikian, kawasan tersebut telah siap menyambut seluruh rangkaian kegiatan HJK yang tahun ini mengusung semangat memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata Kota Padang.
Selain mempercantik kawasan, DLH juga memasang perangkap sampah secara permanen pada lima titik saluran drainase yang mengalir ke Batang Arau. Upaya itu dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke sungai dan menjaga kebersihan kawasan wisata tersebut.
“Saat ini kita memasang perangkap sampah di lima saluran drainase yang masuk ke Batang Arau. Ini bukan hanya untuk rangkaian HJK, tetapi akan berfungsi secara permanen untuk membantu menjaga kebersihan sungai,” ungkap Fadelan.
Keberadaan perangkap sampah itu diharapkan mampu menekan pencemaran sungai sekaligus mendukung wajah baru Batang Arau sebagai salah satu destinasi unggulan Kota Padang. Apalagi, kawasan bersejarah tersebut akan menjadi lokasi berbagai kegiatan selama perayaan HJK ke-357.
Sejumlah agenda besar telah disiapkan untuk memeriahkan kawasan Batang Arau, khususnya di area bawah Jembatan Siti Nurbaya. Mulai dari Gastronomy Market yang menampilkan aneka kuliner khas, perlombaan Selaju Sampan, pertunjukan Siti Nurbaya Orchestra, hingga penampilan sejumlah grup musik yang diperkirakan akan menyedot perhatian masyarakat.
Untuk memastikan kenyamanan pengunjung selama acara berlangsung, DLH Kota Padang akan menyiagakan Pasukan Oranye di seluruh lokasi kegiatan. Personel kebersihan tersebut akan bertugas menjaga kebersihan kawasan, mengangkut sampah, serta memastikan seluruh venue tetap tertata dan nyaman dikunjungi.
“Kami mengajak seluruh warga Kota Padang untuk datang, meramaikan, dan menikmati kemeriahan HJK ke-357 bersama keluarga dan sahabat. Pasukan Oranye akan hadir menjaga kebersihan selama rangkaian acara berlangsung,” tuturnya.
Pemerintah Kota Padang berharap rangkaian peringatan HJK ke-357 tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga momentum memperkuat citra Kota Padang sebagai kota yang bersih, ramah lingkungan, dan terbuka terhadap kerja sama internasional. Dengan pembenahan yang terus dilakukan, kawasan Batang Arau diharapkan tampil lebih indah dan menjadi wajah baru kebanggaan masyarakat Kota Padang.












