Rabu, 09 Sep 2026 - 15:03 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Ekonomi Bisnis

BPS Catat Lemahnya Daya Beli Petani Akibat Perubahan Harga di Tingkat Produsen

Fitria Marlina
Kamis, 5 Feb 2026 | 16:19 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sumatera Barat pada Januari 2026 tercatat sebesar 126,80, mengalami penurunan 0,72 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan melemahnya daya beli petani akibat perubahan harga yang kurang menguntungkan di tingkat produsen.

Dilansir dari laman sumbar.bps.go.id, turunnya NTP terutama dipicu oleh penurunan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 2,07 persen, yang lebih dalam dibandingkan penurunan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 1,35 persen. “Kondisi tersebut menunjukkan harga hasil pertanian yang diterima petani turun lebih cepat dibandingkan penurunan biaya yang harus mereka keluarkan untuk kebutuhan produksi maupun konsumsi,” tulisnya.

Baca Juga

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram

BI Catat Transaksi dan Komitmen Usaha Capai Angka Rp 2,75 Miliar di SCF 2026

Senin, 31 Agu 2026 | 06:43 WIB

Sertifikasi Halal Jadi Modal Strategis UMKM Sumbar Perluas Pasar

Minggu, 30 Agu 2026 | 13:15 WIB

Sejalan dengan itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Sumatera Barat pada Januari 2026 juga mengalami penurunan. NTUP tercatat sebesar 132,61, atau turun 2,07 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan NTUP mengindikasikan berkurangnya kemampuan rumah tangga petani dalam menutup biaya usaha pertanian dari pendapatan yang diperoleh.

Secara umum, pergerakan NTP dan NTUP pada awal 2026 menunjukkan adanya tekanan terhadap kesejahteraan petani di Sumatera Barat, terutama akibat penurunan harga hasil pertanian. Kondisi ini perlu menjadi perhatian dalam upaya menjaga stabilitas pendapatan dan daya beli petani di daerah tersebut.

Tags: BisnisPetani

Berita Lainnya

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram

BI Catat Transaksi dan Komitmen Usaha Capai Angka Rp 2,75 Miliar di SCF 2026

Senin, 31 Agu 2026 | 06:43 WIB

Sertifikasi Halal Jadi Modal Strategis UMKM Sumbar Perluas Pasar

Minggu, 30 Agu 2026 | 13:15 WIB

Pertumbuhan, Investasi, dan Kualitas Pekerjaan

Rabu, 19 Agu 2026 | 16:30 WIB

Ekonom Unand Sebut Tingkat Pengangguran Terbuka Tak Cukup untuk Menggambarkan Kondisi Pasar Kerja

Rabu, 19 Agu 2026 | 15:31 WIB
Selanjutnya

Ingin Kenal Budaya, 50 Orang Peserta YARI dan Eno School Finlandia Kunjungi Kota Pariaman

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara