AGAM, KLIKPOSITIF — Dalam upaya meningkatkan literasi digital bagi para pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Agam Lubuk Basung menggelar kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) di PT Mutiara Agam. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat, 21β24 Oktober 2025, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 400 orang.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Agam Lubuk Basung, Diyan Hadiyana, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk mempermudah peserta dalam mengakses layanan program jaminan sosial ketenagakerjaan melalui sistem digital.
βMelalui aplikasi JMO, peserta kini bisa dengan mudah memeriksa saldo Jaminan Hari Tua (JHT), memperbarui data pribadi, hingga melakukan pengajuan klaim JHT secara online dengan saldo maksimal Rp15 juta,β terang Diyan.
Menurutnya, kehadiran aplikasi JMO menjadi terobosan penting dalam pelayanan publik karena memungkinkan peserta untuk mengurus berbagai keperluan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.
βKemudahan akses ini adalah wujud transformasi digital yang kami dorong agar pelayanan semakin cepat, transparan, dan efisien,β ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan teori, tetapi juga mengikuti sesi asistensi langsung bersama tim BPJS Ketenagakerjaan Agam Lubuk Basung. Mereka diajarkan langkah demi langkah mulai dari mengunduh aplikasi, melakukan registrasi, hingga mengaktifkan akun JMO di perangkat masing-masing.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Banyak dari mereka yang baru pertama kali mengenal aplikasi JMO, mengaku terbantu karena prosesnya yang mudah dan praktis. Beberapa peserta bahkan langsung mencoba mengakses fitur-fitur utama untuk memastikan akun mereka aktif dan berfungsi dengan baik.
Diyan menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan ke berbagai perusahaan di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Agam Lubuk Basung.
βKami ingin seluruh pekerja memahami manfaat dan kemudahan layanan digital ini. Ke depan, kami akan menyambangi lebih banyak perusahaan agar semua peserta bisa memanfaatkan aplikasi JMO secara maksimal,β katanya.
Dengan adanya sosialisasi ini, BPJS Ketenagakerjaan Agam Lubuk Basung berharap tingkat kesadaran dan partisipasi pekerja terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan semakin meningkat. Lebih dari itu, transformasi layanan digital melalui JMO diharapkan dapat memperkuat hubungan antara BPJS Ketenagakerjaan dengan peserta, sejalan dengan semangat memberikan perlindungan menyeluruh bagi tenaga kerja di Indonesia.







