Sabtu, 07 Nov 2026 - 14:27 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Benarkah Rusma Yul Anwar-Nasta Tidak Punya Jaringan di Pusat?

Kiki Julnasri
Sabtu, 21 Sep 2024 | 10:01 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Hadi Almagribi (Pengamat Politik)

Salah satu narasi negatif yang dibangun oleh lawan politik Rusma Yul Anwar-Nasta (RA-Nasta) ialah bahwa bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan (Pessel) itu tidak punya jaringan di pusat. Maksud lawan politik tersebut ialah bahwa Pessel tidak akan mendapatkan banyak dana dari pusat jika pemimpinnya tidak punya jaringan di pusat, padahal pembangunan tidak bisa dilakukan dengan hanya mengandalkan dana APBD Pessel sebab dananya terbatas dan 60 persen lebih habis untuk belanja rutin sehingga dibutuhkan dana APBN untuk pembangunan.

Narasi negatif tersebut salah dan mudah dibantah. Dalam Pilkada 2024 RA-Nasta diusung oleh Gerindra, yaitu partai yang diketahui oleh Prabowo, presiden terpilih, dan PSI, partai yang diketuai oleh Kaesang Pangarep, adik Gibran Rakabuming, wakil presiden terpilih. Selain itu, mereka diusung oleh partai yang bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM), yaitu Golkar, Demokrat, Perindo, Gelora, PKS, dan PKB.

Satu hal yang perlu diingat oleh lawan politik RA-Nasta ialah bahwa Nasta merupakan kader Gerindra. Jadi, RA-Nasta bukan hanya diusung oleh Gerindra, tetapi kader Gerindra sendiri pun menjadi bakal calon Wakil Bupati Pessel. Karena itu, RA-Nasta akan mudah berkomunikasi dengan pemerintah pusat, yang presidennya merupakan Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo.

Yang tidak kalah penting ialah bahwa RA-Nasta didukung penuh oleh Andre Rosiade, Ketua DPW Gerindra Sumbar. Andre dikenal sebagai anggota DPR yang membawa paling banyak program pembangunan dari pusat karena kepiawaiannya dalam melobi dan hubungan dekatnya dengan pejabat-pejabat di pusat. Hal itu tidak terlepas dari kedekatannya dengan Prabowo. Andre dalam kampanyenya pada Pileg 2024 bahkan menyebut Prabowo sebagai “apak ambo” (bapaknya). Dengan pengibaratan kedekatan hubungannya dengan Prabowo tersebut, Andre dapat meminta kue pembangunan dengan mudah kepada Prabowo sebagaimana anak meminta sesuatu kepada bapak.

Dukungan penuh Andre Rosiade kepada RA-Nasta berarti bahwa pasangan tersebut punya jalur khusus untuk berurusan dengan Prabowo. Dengan kata lain, RA-Nasta tidak sekadar punya jaringan di pusat, tetapi lebih daripada itu, mereka punya jalur khusus untuk berkomunikasi dengan Prabowo, yaitu melalui Andre.

Jangan juga lupakan peran PSI terhadap dukungannya kepada RA-Nasta. Hubungan emosional adik kakak antara Kaesang sebagai Ketua Umum DPP PSI dengan Wakil Presiden terpilih, Gibran, tidak bisa dipinggirkan. Bagaimanapun, hubungan kekeluargaan tersebut berdampak besar terhadap komunikasi politik dan lobi politik. RA-Nasta dapat berkomunikasi dengan Ketua DPW PSI Sumbar, Sukma Trianda Putra, dan Ketua DPD PSI Pessel, Ferry Taliwang, jika ada komunikasi yang hendak mereka bangun dengan Kaesang.

Baca Juga

Menjaga Lentera Pendidikan di Tengah Puing Bencana: Urgensi Sekolah Darurat dan Kesiapsiagaan Pascabanjir Bandang

Senin, 28 Sep 2026 | 09:00 WIB

Kabut Asap dan Tantangan Belajar Anak: Perspektif Psikologi Pendidikan

Minggu, 27 Sep 2026 | 16:46 WIB

Selain itu, peran partai-partai lain yang mengusung RA-Nasta tak bisa dikecilkan. Demokrat, Golkar, PKS, Gelora, dan PKB merupakan partai-partai besar yang punya anggota yang terdapat di komisi-komisi di DPR, serta berkemungkinan mempunyai menteri di kabinet Prabowo-Gibran. Partai-partai itu melalui kader-kader mereka di pemerintahan dan DPR akan membantu pemerintahan RA-Nasta di Pessel jika RA-Nasta diberi amanah oleh masyarakat kabupaten itu untuk memimpin.

Jadi, siapa bilang RA-Nasta tidak punya jaringan di pusat?

Tags: Benarkah Rusma Yul Anwar-Nasta Tidak Punya Jaringan di Pusat?Opini

Berita Lainnya

Menjaga Lentera Pendidikan di Tengah Puing Bencana: Urgensi Sekolah Darurat dan Kesiapsiagaan Pascabanjir Bandang

Senin, 28 Sep 2026 | 09:00 WIB

Kabut Asap dan Tantangan Belajar Anak: Perspektif Psikologi Pendidikan

Minggu, 27 Sep 2026 | 16:46 WIB

PKM-MUB Unand Ubah Perca Songket Silungkang Jadi Produk Fesyen, Tembus Pasar Nasional

Sabtu, 26 Sep 2026 | 17:14 WIB

Pencegahan Kekerasan Remaja: Mengapa Sekolah Dasar Membutuhkan Guru BK?

Jumat, 25 Sep 2026 | 10:56 WIB
Selanjutnya
CEO Semen Padang FC Win Bernadino bersama pelatih baru Eduardo Almeida

Dipecat Arema & RANS, Begini Perjalanan Eduardo Almeida di Liga 1 Sebelum Kembali ke Semen Padang FC

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara