KLIKPOSITIF – Mahasiswa Departemen Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (UNP) menanam 180 bibit pohon di sepanjang aliran Batang Sianok, Kota Bukittinggi, dalam kegiatan Bakti Bumi Mahasiswa (BBM) 2026, 8–11 Agustus 2026.
Mengusung tema “Jaga Bumi Majukan Negeri” tersebut diikuti mahasiswa Departemen Teknik Pertambangan angkatan 2025. Selain penanaman pohon, mahasiswa juga melakukan gotong royong membersihkan lingkungan serta memasang papan informasi mengenai risiko dan mitigasi bencana di kawasan Ngarai Sianok.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran mahasiswa yang menggabungkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pada hari pertama, peserta dilepas oleh Kepala Departemen Teknik Pertambangan UNP, Dr. Ir. Rudy Anarta, S.T., M.T., sebelum menuju lokasi kegiatan. Peserta kemudian mendapatkan pembekalan mengenai kegiatan pertambangan bawah tanah (underground mining) dari Fariz Aditya, S.T., M.T., serta materi mitigasi bencana dari perwakilan Unsur Forum Pengurangan Risiko Bencana (UFPRB) Kota Bukittinggi.
Pada hari kedua, mahasiswa melakukan penelitian di kawasan Ngarai Sianok dan Lubang Japang. Penelitian di Ngarai Sianok meliputi pengukuran debit aliran sungai dan identifikasi jenis batuan. Sementara di Lubang Japang, mahasiswa mengamati jenis penyangga terowongan, mengukur penampang terowongan, menentukan orientasi terowongan, serta mengkaji morfologi kawasan sekitar.
Rangkaian pengabdian dilaksanakan pada hari ketiga melalui kegiatan bersih lingkungan, penanaman 180 bibit pohon, dan pemasangan papan informasi mitigasi bencana. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mendukung kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengunjung terhadap potensi bencana di kawasan Ngarai Sianok.
Rangkaian BBM 2026 juga diisi dengan penyematan baju himpunan kepada mahasiswa Teknik Pertambangan angkatan 2025 sebagai simbol diterimanya mereka sebagai bagian dari keluarga besar Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (HMTP FT UNP).
Kegiatan ditutup oleh Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bukittinggi, Drs. Efriafi. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik melalui penelitian lapangan, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.
Kegiatan Bakti Bumi Mahasiswa 2026 mendukung SDG 13: Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim) melalui penanaman pohon dan edukasi mitigasi bencana, serta SDG 15: Life on Land (Ekosistem Daratan) melalui aksi penghijauan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.












