Sabtu, 07 Nov 2026 - 14:24 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

AWR Ingin Bung Hatta dan Buya Hamka Baru Lahir di Agam

Melestarikan dan membudayakan adat istiadat dengan falsafah Adat Basandi Sara', Sara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) menjadi moto dan pilar utama kepemimpinan Bupati Agam Dr. H. Andri Warman dalam memajukan pembangunan Kabupaten Agam.

redaksi
Senin, 29 Mar 2021 | 22:55 WIB
Bupati Agam Andri Warman

Bupati Agam Andri Warman (AMC)

Share on FacebookShare on Twitter

AGAM, KLIKPOSITIF — Melestarikan dan membudayakan adat istiadat dengan falsafah Adat Basandi Sara', Sara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) menjadi moto dan pilar utama kepemimpinan Bupati Agam Dr. H. Andri Warman dalam memajukan pembangunan Kabupaten Agam.

Hal itu ditegaskan bupati, saat menghadiri acara lomba pasambahan adat tingkat SMP se-Kabupaten Agam, Senin (29/3) di Balairung Rang Agam.

“Kita ingin anak muda Agam menjadi pionir masalah pasambahan adat istiadat di Sumatera Barat,” ujar Bupati Andri Warman dilansir dari AMC.

Jelas bupati, cita-cita itu akan terjadi, apabila semangat anak muda disertai wadah ninik mamak, alim ulama, LKAAM dan elemen masyarakat terlibat bahu-membahu menyatukan persepsi dalam menggapainya.

Satu harapan besar bupati, menginginkan generasi penerus mengikuti jejak para tokoh dan ulama besar di Sumatera Barat, yakni Buya Hamka dan Bung Hatta, serta sejumlah tokoh nasional lainnya yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat ABS-SBK.

“Kita harapkan akan lahir Bung Hatta-Bung Hatta baru atau Buya Hamka baru di Kabupaten Agam nantinya,” pinta bupati.

Tergerusnya nilai-nilai adat dan budaya (ABS-SBK) di kalangan anak muda, jelas bupati, perlahan akan menghilangkan jati diri generasi terhadap nenek moyang Minangkabau.

Potensi pasambahan adat, bupati menceritakan bahwa setiap acara adat yang dihadirinya, nyaris orang yang menyampaikan dan membuka kata pasambahan adalah orang-orang itu saja yang sudah menginjak usia dewasa atau lansia.

Oleh karena itu, hadirnya pemerintah terang bupati, sebagai stimulus bagi pemangku kepentingan agar tergerak melakukan kegiatan mengenai adat istiadat. Salah satunya, lomba pasambahan adat di tingkat sekolah.

Baca Juga

Jembatan Bukik Batabuah Agam diperlebar menjadi 8 meter, yang mencakup lebar badan jalan enam meter dan bahu jalan di kiri-kanan masing-masing satu meter pascabencana (Dok.Tim Media Satgas PRR)

Jembatan Bukik Batabuah Agam Diperlebar Jadi 8 Meter

Rabu, 21 Okt 2026 | 15:32 WIB
Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun hingga akhir tahun 2026 ini (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Okt 2026 | 12:20 WIB

Lebih jauh, bupati menerangkan pentingnya pasambahan adat yang tergandung dalam ABS-SBK, selain melestarikan falsafah nenek moyang, pasambahan akan membuat generasi muda fasih dalam bertutur dengan mengedepankan kata yang terangkai dan terurai secara rapi dan indah.

“Nah, disitu terdapat kato nan ampek. Kato mandaki, malereng, mandata dan manurun. Maka, begitu pentingnya nilai-nilai adat istiadat Minangkabau dalam sendi kehidupan kita,” tegas bupati.

Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan nanti, bupati akan memasukkan adat istiadat ABS-SBK ke dalam pelajaran tambahan atau ekstra kurikuler di sekolah beserta mata pelajaran bahasa Inggris dan Tahfiz Al-Qur'an.

“Insya Allah, segera kita realisasikan,” tambah bupati.

Tags: Agam

Berita Lainnya

Jembatan Bukik Batabuah Agam diperlebar menjadi 8 meter, yang mencakup lebar badan jalan enam meter dan bahu jalan di kiri-kanan masing-masing satu meter pascabencana (Dok.Tim Media Satgas PRR)

Jembatan Bukik Batabuah Agam Diperlebar Jadi 8 Meter

Rabu, 21 Okt 2026 | 15:32 WIB
Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun hingga akhir tahun 2026 ini (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Okt 2026 | 12:20 WIB
Pembangunan Jembatan Bukik Batabuah Agam sudah mencapai 55 Persen (Tim Media Satgas PRR)

Kucurkan Anggaran Rp 3,53 Miliar dari TKD Tambahan, Pembangunan Jembatan Bukik Batabuah Agam Capai 55 Persen

Jumat, 16 Okt 2026 | 20:50 WIB

Agam Percepat Pembangunan Huntap bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Rabu, 14 Okt 2026 | 19:31 WIB
Selanjutnya
Kondisi banjir akibat luapan sungai Batang Tapan di Rahul Tapan Pessel

Walhi Sumbar Sorot Alih Fungsi Hutan Tambang Batu Bara Yang Diduga Picu Banjir di Rahul Tapan Pessel

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara