Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:22 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Alat Pemantau Udara Rusak, DLH Sumbar Imbau Warga Waspada Dampak Kabut Asap

Kiki Julnasri
Sabtu, 15 Agu 2026 | 18:10 WIB
Alat Ispu Sumbar

Alat Ispu Sumbar

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF- Pemantauan kualitas udara di Sumatera Barat (Sumbar) mengalami kendala. Alat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang berada di depan Kantor Gubernur Sumbar mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar, Tasliatul Fuadi, mengatakan kerusakan alat tersebut diketahui sejak Juni 2026. Menurutnya, salah satu kerusakan terjadi pada bagian atap yang mengalami kebocoran.

Baca Juga

Ilustrasi Kabut Asap

Kasus ISPA di Sumbar Tembus 601 Ribu, Kabut Asap Jadi Perhatian

Kamis, 22 Okt 2026 | 12:21 WIB
Ilustrasi Kabut Asap

Padang Panjang Perpanjang Terapkan Belajar dari Rumah hingga Jumat

Rabu, 21 Okt 2026 | 13:30 WIB

Alat tersebut merupakan perangkat pemantauan yang terhubung dengan Kementerian Lingkungan Hidup. β€œKita sudah mengetahui sejak bulan Juni. Ada kerusakan, ada kebocoran pada atapnya. Ini pemantauannya langsung dari kementerian,” ujarnya, Sabtu (15/8/2026).

Ia mengatakan, DLH Sumbar telah melaporkan kerusakan tersebut kepada Kementerian Lingkungan Hidup sejak Juni lalu. Laporan kembali disampaikan kepada pemerintah pusat pada Kamis (13/8/2026) sore melalui direktur terkait di Kementerian Lingkungan Hidup.

β€œKita berharap segera diperbaiki agar kita bisa mengantisipasi dan memantau kondisi udara secara real time, terutama di masa El Nino,” katanya.

Pemantauan kualitas udara secara langsung dinilai penting karena Sumbar mulai memasuki periode kemarau. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Tasliatul menyebut, berdasarkan informasi BMKG, puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September. Di sisi lain, DLH Sumbar mencatat lebih dari 200 titik panas atau hotspot terdeteksi sepanjang 1 hingga 13 Agustus 2026.

Data tersebut diperoleh melalui koordinasi dengan Dinas Kehutanan serta pemantauan satelit NOAA.
Hotspot tersebut tersebar di sejumlah daerah, di antaranya Dharmasraya, Sijunjung, Pesisir Selatan, Pasaman, Pasaman Barat dan Limapuluh Kota.

β€œDari pantauan kita, koordinasi dengan Dinas Kehutanan, juga pantauan dari satelit NOAA, dari sekitar tanggal 1 Agustus sampai 13 Agustus, terpantau sekitar 200-an lebih titik hotspot di Sumatera Barat,” jelasnya.

Meski secara visual mulai terlihat kabut asap di sejumlah wilayah, Tasliatul memastikan kondisi kualitas udara yang masih terpantau belum menunjukkan kategori mengkhawatirkan.

Berdasarkan alat pemantauan yang berada di Padang Pariaman, parameter kualitas udara dalam 13 hari terakhir masih berada pada kategori baik hingga sedang.

β€œDari hasil pemantauan alat kita yang ada di Padang Pariaman, sebenarnya dari parameter-parameter yang dipantau, sesuai indikatornya kualitas udara di Sumatera Barat meskipun secara visual terlihat seperti ada kabut asap, namun masih dalam batas-batas kondisi baik sampai sedang,” jelasnya.

Ia menegaskan, kondisi kualitas udara Sumbar saat ini belum masuk kategori tidak sehat, sangat tidak sehat maupun berbahaya.

β€œBelum sampai kepada tingkat tidak sehat, apalagi sangat buruk. Masih kondisi lebih baik, masih hijau,” katanya.

Tags: Alat Pemantau Udara RusakDLH Sumbar Imbau Warga Waspada Dampak Kabut AsapIspu SumbarKabut Asap

Berita Lainnya

Ilustrasi Kabut Asap

Kasus ISPA di Sumbar Tembus 601 Ribu, Kabut Asap Jadi Perhatian

Kamis, 22 Okt 2026 | 12:21 WIB
Ilustrasi Kabut Asap

Padang Panjang Perpanjang Terapkan Belajar dari Rumah hingga Jumat

Rabu, 21 Okt 2026 | 13:30 WIB

Wagub Sumbar Minta Mitigasi Kabut Asap Diperkuat

Rabu, 21 Okt 2026 | 10:03 WIB
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto

Kapolres Pasaman Barat dan Bupati Bagikan Masker Gratis kepada Pelajar di Tengah Kabut Asap

Selasa, 20 Okt 2026 | 10:50 WIB
Selanjutnya

29 SSB Ramaikan Wali Kota Cup U-12, Ajang Pembibitan Atlet dan Benteng Generasi Muda dari Kenakalan Remaja

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara