Kamis, 03 Sep 2026 - 12:58 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Ekonomi

Kisah Yoke Putra, Raup Untung Jutaan Rupiah Dengan Beternak Puyuh

Bosan menjadi karyawan di salah satu perusahaan di Pekanbaru, mengantarkan pemuda di kota Solok ini menjadi peternak puyuh. Dari usahanya itu, ia bisa meraih untung bersih sekitar 10 juta per bulan.

redaksi
Kamis, 8 Apr 2021 | 16:25 WIB
Tampil sederhana, Yoke Putra saat ditemui di kandang puyuhnya di Kota Solok

Tampil sederhana, Yoke Putra saat ditemui di kandang puyuhnya di Kota Solok (Klikpositif)

Share on FacebookShare on Twitter

Solok Kota, Klikpositif – Bosan menjadi karyawan di salah satu perusahaan di Pekanbaru, mengantarkan pemuda di kota Solok ini menjadi peternak puyuh. Dari usahanya itu, ia bisa meraih untung bersih sekitar 10 juta per bulan.

Yoke Putra, demikian namanya, pemuda lulusan ekonomi pembangunan Universitas Jambi (Unja) itu sibuk membersihkan kandang puyuh yang ada di samping rumahnya di kawasan Palacia, kelurahan Aro IV Korong, Kota Solok.

Dalam bangunan kandang berukuran lebih kurang 5×25 meter itu, berjejer kandang baterai berbahan kayu yang berisikan 10 ribu ekor puyuh.

“Seperti inilah kegiatan saya sehari-hari, membersihkan kandang memberi makan dan memungut telur puyuh,” ungkapnya singkat saat menyambut Klikpositif di kandang puyuhnya.

Dari usaha yang digelutinya sejak tiga tahun terakhir itu, Yoke bisa mendapatkan untung bersih sekitar 9-10 juta rupiah per bulannya. Tergantung harga telur dan produksi puyuh yang dipeliharanya.

Saat ini, dari 10 ribu ekor puyuh yang dipeliharanya bisa menghasilkan lebih kurang 8.500 butir telur. Produksinya terbilang tinggi atau mencapai 85 persen sehari.

Awalnya, ide usaha puyuh yang dilakoni Yoke sempat ditentang orang tua. Seorang sarjana malah menjadi seorang peternak puyuh, namun dengan kegigihannya ia bisa meyakinkan orang tua.

“Sebelumnya, saya bekerja sebagai karyawan di perusahaan di Pekanbaru, sudah jenuh bekerja dengan orang lain akhirnya saya pulang kampung dan terlintas ide beternak puyuh,” kisahnya.

Baca Juga

Qori Kebanggaan Kota Solok Wakili Sumbar di MTQ Korpri Makassar 2026

Kamis, 20 Agu 2026 | 14:56 WIB

Kibarkan Semangat Kemerdekaan, Pawai Alegoris Semarakkan HUT Ke-81 RI di Kota Solok

Selasa, 18 Agu 2026 | 21:01 WIB

Untuk memulai usahanya itu, Yoke sempat belajar ke sejumlah peternak yang ada di Payakumbuh dan Batu Sangkar. Sekitar tahun 2017, dirinya memutuskan untuk memulai dengan 5 ribu ekor puyuh.

Usaha yang ditekuninya terus berkembang, dari 5 ribu ekor puyuh akhirnya terus berkembang dan sekarang jumlah puyuh yang dipeliharanya sudah mencapai 10 ribu. Bahkan, dari usahanya itu, Yoke juga merekrut seorang karyawan untuk membantunya.

“Alhamdulillah, dengan lahan yang tidak begitu luas dan pemeliharaan yang tidak begitu rumit, usaha ini sudah bisa menghidupi keluarga dan memenuhi kebutuhan lainnya,” paparnya yang tampak sederhana itu.

Bahkan, dari hasil sampingan berupa kotoran puyuh, dalam sebulan bisa mencukupi untuk menggaji seorang karyawan. Permintaan akan kotoran puyuh juga tinggi untuk pupuk tanaman sayur.

“Sekali tiga hari ada yang datang menjemput, sekitar 15 karung lebih sekali angkat dari uang itu sudah bisa membantu untuk membayar gaji karyawan,” katanya.

Bagi Yoke, sarjana tidak harus menjadi Pegawai Negri Sipil (PNS), akan tetapi banyak peluang usaha yang bisa dimanfaatkan dan hasilnya bahkan lebih besar dari gaji pegawai dan tidak terikat dengan beragam aturan.

Tags: Kota Beras Serambi MadinahKota SolokPeternakan

Berita Lainnya

Qori Kebanggaan Kota Solok Wakili Sumbar di MTQ Korpri Makassar 2026

Kamis, 20 Agu 2026 | 14:56 WIB

Kibarkan Semangat Kemerdekaan, Pawai Alegoris Semarakkan HUT Ke-81 RI di Kota Solok

Selasa, 18 Agu 2026 | 21:01 WIB

Satpol PP Kota Solok Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Taman Syech Kukut

Rabu, 22 Jul 2026 | 19:55 WIB

Diskominfo Kota Solok Berikan Coaching Clinic bagi Admin SP4N-LAPOR!

Selasa, 21 Jul 2026 | 21:15 WIB
Selanjutnya
Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT Hotel Indonesia Natour (Persero), Indomora Harahap disambut dengan tarian pasambahan.

Hotel Grand Inna Padang Berganti Nama

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara