KLIKPOSITIF- Kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Padang dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan.
Berdasarkan pengamatan kasat mata di lapangan, udara di sejumlah wilayah Padang terlihat berkabut dengan jarak pandang yang menurun. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricky Januar Alexander, menegaskan warga perlu mengambil langkah antisipasi jika kabut semakin pekat.
โBerdasarkan pengamatan kasat mata, terlihat adanya kondisi kabut asap di beberapa wilayah. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin tidak nyaman,โ ungkapnya melalui keterangan yang diterima, Rabu (7/10/2026).
BPBD juga mengeluarkan sejumlah imbauan penting bagi warga selama kabut asap masih menyelimuti Padang:
Pertama, wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Kedua, perbanyak minum air putih dan segera beristirahat jika mengalami gangguan pernapasan. Ketiga, jangan melakukan pembakaran terbuka yang dapat memperburuk kualitas udara.
โGunakan masker saat berada di luar ruangan, perbanyak minum air putih, dan segera beristirahat apabila merasa tidak nyaman atau mengalami gangguan pernapasan,โ tambahnya.
Selain itu, BPBD secara tegas melarang pembakaran sampah maupun pembakaran lahan secara terbuka.
Ricky meminta masyarakat tetap tenang namun tidak abai. Pihaknya terus memantau perkembangan kondisi udara dan membuka laporan warga jika menemukan aktivitas pembakaran atau sumber asap yang berpotensi menimbulkan bencana.
โYang terpenting, masyarakat tetap waspada, gunakan masker ketika diperlukan dan hindari aktivitas pembakaran terbuka. Jika kondisi kabut asap semakin pekat, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan,โ tutupnya.






