KLIKPOSITIF — Penurunan daya ingat ringan dapat terjadi seiring bertambahnya usia. Namun, sejumlah perubahan gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari dinilai dapat membantu menjaga fungsi otak, meningkatkan konsentrasi, serta meminimalkan risiko gangguan memori.
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menerapkan gaya hidup sehat. Kebiasaan seperti berhenti merokok, membatasi konsumsi alkohol, serta mengurangi makanan tinggi gula dan makanan olahan tidak hanya baik untuk kesehatan jantung, tetapi juga dapat mendukung kesehatan otak.
Dari sisi pola makan, sejumlah makanan diketahui kaya akan nutrisi yang baik untuk fungsi otak. Sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, buah beri, teh, kopi, dan ikan berlemak dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus mendukung fungsi kognitif.
Aktivitas fisik juga memiliki peran penting. Olahraga rutin dapat membantu merangsang pertumbuhan sel otak dan produksi neurotransmiter yang berperan dalam proses memori. Kombinasi olahraga aerobik atau kardio dengan latihan kekuatan dapat menjadi pilihan untuk menjaga kebugaran.
Selain olahraga, tidur yang cukup menjadi bagian penting dalam menjaga kemampuan kognitif. Orang dewasa dianjurkan mendapatkan sekitar tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam. Kurang tidur dapat berdampak pada konsentrasi dan kemampuan mengingat.
Mengelola stres juga tidak kalah penting. Meditasi, mengurangi stres, serta mempertahankan hubungan sosial yang baik dapat membantu menjaga kesehatan otak dan mengurangi dampak penuaan terhadap fungsi kognitif.
Otak juga perlu terus mendapatkan stimulasi. Kegiatan seperti belajar bahasa baru, bepergian, memainkan alat musik, mengikuti kelas seni atau memasak, mengerjakan teka-teki, dan bermain permainan papan dapat memberikan tantangan mental serta membantu otak membentuk jalur-jalur baru.
Kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan juga perlu diperhatikan. Gangguan seperti depresi sebaiknya mendapatkan penanganan yang tepat. Selain itu, beberapa jenis obat dapat menyebabkan efek seperti brain fog atau mudah lupa. Karena itu, penggunaan obat secara rutin sebaiknya ditinjau bersama dokter, terutama jika muncul perubahan daya ingat setelah mengonsumsi obat tertentu.
Dilansir dari laman Harvard. Health. Edu, pemeriksaan kesehatan seperti pendengaran, penglihatan, tekanan darah, fungsi tiroid, dan kadar kolesterol juga dapat membantu menemukan masalah kesehatan yang mungkin berkontribusi terhadap gangguan memori.
Selain perubahan gaya hidup, terdapat sejumlah teknik yang dapat membantu seseorang mengingat informasi. Salah satunya adalah menghubungkan informasi baru dengan sesuatu yang sudah dikenal. Teknik lain adalah chunking, yaitu memecah informasi panjang menjadi beberapa kelompok agar lebih mudah diingat.
Ada pula teknik loci, yakni membayangkan sebuah tempat yang sudah familiar dan menempatkan informasi yang ingin diingat pada titik-titik tertentu dalam gambaran mental tersebut.
Kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari juga dapat membantu. Menempatkan kunci kendaraan di tempat yang sama, mencatat jadwal di kalender atau ponsel, membuat daftar tugas, serta menyimpan informasi penting secara terorganisasi dapat mengurangi beban mengingat berbagai hal.
Untuk memperkuat ingatan, seseorang juga dapat membiasakan diri mengulang nama orang setelah berkenalan, merangkum kembali percakapan, serta membaca dengan lebih teliti. Dengan kombinasi pola hidup sehat, stimulasi mental, tidur cukup, dan kebiasaan yang terorganisasi, kemampuan memori dan konsentrasi dapat tetap terjaga seiring bertambahnya usia.






