KLIKPOSITIF- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada 20 hingga 22 Mei 2026. Sejumlah daerah di Sumbar diperkirakan berpotensi mengalami hujan ringan hingga hujan sedang-lebat, terutama pada siang, sore, dan malam hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, pada 20 Mei 2026 pukul 08.40 WIB, cuaca pagi di Sumbar umumnya cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan di Kabupaten Sijunjung.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah, sementara hujan sedang hingga lebat berpotensi melanda Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya.
Sementara pada malam, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya. Sementara hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Pasaman dan Sijunjung.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi di sejumlah wilayah tersebut.
Sedangkan, Kamis (21/5/2026), cuaca di Sumbar umumnya berawan. Hujan ringan diperkirakan terjadi di sejumlah daerah pada siang hingga malam hari. Adapun potensi hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di Kepulauan Mentawai, Lima Puluh Kota, dan Sijunjung.
Kemudian, Jumat (22/5/2026), diperkirakan cuaca berawan akan mendominasi wilayah Sumbar. Namun, hujan ringan masih berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya. Hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Kepulauan Mentawai, Solok Selatan, dan Dharmasraya.
BMKG mencatat suhu udara di Sumbar selama tiga hari ke depan berkisar antara 18 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembaban udara 60 hingga 98 persen. Sementara arah angin bertiup dari selatan hingga barat laut dengan kecepatan 4 hingga 24 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, longsor, serta pohon tumbang, terutama di daerah rawan bencana.






