Sabtu, 07 Nov 2026 - 13:18 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Ekonomi Bisnis

BPS Catat Lemahnya Daya Beli Petani Akibat Perubahan Harga di Tingkat Produsen

Fitria Marlina
Kamis, 5 Feb 2026 | 16:19 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Sumatera Barat pada Januari 2026 tercatat sebesar 126,80, mengalami penurunan 0,72 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan melemahnya daya beli petani akibat perubahan harga yang kurang menguntungkan di tingkat produsen.

Dilansir dari laman sumbar.bps.go.id, turunnya NTP terutama dipicu oleh penurunan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 2,07 persen, yang lebih dalam dibandingkan penurunan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 1,35 persen. “Kondisi tersebut menunjukkan harga hasil pertanian yang diterima petani turun lebih cepat dibandingkan penurunan biaya yang harus mereka keluarkan untuk kebutuhan produksi maupun konsumsi,” tulisnya.

Baca Juga

Belanja Negara di Sumbar hingga September 2026 Capai 74,35 Persen

Rabu, 28 Okt 2026 | 17:35 WIB
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Barat, Kukuh Sumardono Basuki

Realisasi Transfer ke Daerah di Sumbar Capai Rp17,1 Triliun

Rabu, 28 Okt 2026 | 07:28 WIB

Sejalan dengan itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Sumatera Barat pada Januari 2026 juga mengalami penurunan. NTUP tercatat sebesar 132,61, atau turun 2,07 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan NTUP mengindikasikan berkurangnya kemampuan rumah tangga petani dalam menutup biaya usaha pertanian dari pendapatan yang diperoleh.

Secara umum, pergerakan NTP dan NTUP pada awal 2026 menunjukkan adanya tekanan terhadap kesejahteraan petani di Sumatera Barat, terutama akibat penurunan harga hasil pertanian. Kondisi ini perlu menjadi perhatian dalam upaya menjaga stabilitas pendapatan dan daya beli petani di daerah tersebut.

Tags: BisnisPetani

Berita Lainnya

Belanja Negara di Sumbar hingga September 2026 Capai 74,35 Persen

Rabu, 28 Okt 2026 | 17:35 WIB
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Barat, Kukuh Sumardono Basuki

Realisasi Transfer ke Daerah di Sumbar Capai Rp17,1 Triliun

Rabu, 28 Okt 2026 | 07:28 WIB

Memilih Laptop Kini Menjadi Investasi Jangka Panjang, Axioo Lengkapi dengan Perlindungan Axioo ADP XTRA hingga 3 Tahun

Rabu, 7 Okt 2026 | 11:28 WIB

September Ceria, Honda Menara Agung Tebar Diskon hingga Rp2,22 Juta

Selasa, 22 Sep 2026 | 17:03 WIB
Selanjutnya

Ingin Kenal Budaya, 50 Orang Peserta YARI dan Eno School Finlandia Kunjungi Kota Pariaman

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara