Kota Solok, Klikpositif – Usai berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan, Kota Solok mulai melangkah untuk mewujudkan perlindungan terhadap para pekerja. Kota Solok pun menargetkan Universitas Coverage Jamsostek dari BPJS Ketenagakerjaan.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra saat Kick Off Meeting pembahasan target Universal Coverage Jamsostek Kota Solok Tahun 2025, Selasa (18/3/2025) di Ruang Zarhismi Azis, Selasa (18/3/2025).
Hadir dalam kick off tersebut, Wakil Wali Kota Solok Suryadi Nurdal, Wakil Ketua DPRD Kota Solok Amrinof Dias. Kemudian juga tampak Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok, Dr. Maulana, serta berbagai instansi terkait lainnya.
Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani mengapresiasi terselenggaranya pertemuan pembahasan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ). Wako menekankan pentingnya kolaborasi antar-pemangku kepentingan untuk memperluas cakupan perlindungan tenaga kerja di Kota Solok.
“Kami Pemerintah Kota Solok siap untuk berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk kesejahteraan Masyarakat Kota Solok. Manfaat dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan telah dirasakan oleh masyarakat pekerja,” kata Dhani.
Wako Ramadhani mengakui, penting sinergi antara Pemerintah Daerah dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan seluruh pekerja, baik formal maupun informal, mendapatkan perlindungan sosial yang memadai.
“Untuk mewujudkan UCJ di Kota Solok, banyak tantangan yang dihadapi, termasuk optimalisasi kepesertaan pekerja informal. Untuk itu perlu kolaborasi antar instansi untuk memastikan perlindungan sosial yang menyeluruh,” papar Dhani.
Disisi lain, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Solok, Maulana menjelaskan, masih banyak potensi masyarakat di Kota Solok yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ke depan, ini perlu ditingkatkan untuk memperluas cakupan dan manfaat jaminan Ketenagakerjaan.






