Sabtu, 07 Nov 2026 - 14:30 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Ini Penyebab Asap Kendaraan Berbahaya Bagi Kesehatan

periset menemukan bahwa partikel dari proses pembakaran diesel memiliki kandungan 83 persen karbon buatan manusia, namun ada bahan kimia yang berada di permukaannya yang dapat menyebabkan batuk dan asma.

redaksi
Selasa, 23 Mei 2017 | 16:37 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi (pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF — Penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Imperial College London menemukan bahwa asap kendaraan yang terhirup dapat mengganggu pernapasan melalui jalan napas, hingga menyebabkan seseorang mengalami asma, batuk dan sesak napas meski tanpa ada sejarah dari penyakit itu di keluarganya.

Salah seorang peneliti Maria Belvisi, mengatakan, hal itu disebabkan reseptor pernapasan bereaksi saat menghirup asap kendaraan yang menyebabkan gangguan pada paru-paru. Selain itu, partikel dari asap kendaraan terhirup secara tidak sadar oleh seseorang karena tubuh mengira bahwa partikel itu termasuk dari molekul alami yang tidak berbahaya bagi tubuh.

Dalam penelitian itu periset menemukan bahwa partikel dari proses pembakaran diesel memiliki kandungan 83 persen karbon buatan manusia, namun ada bahan kimia yang berada di permukaannya yang dapat menyebabkan batuk dan asma.

Peneliti melakukan riset dengan asap diesel yang ada pada jaringan paru-paru manusia, kemudian ditemukan bahan kimia yang bernama hidrokarbon aromatik polycyclic, yang mana dapat memicu saraf dan menyebabkan seseorang batuk jika terkena asap kendaraan dalam waktu yang cukup lama.

Bahan kimia ini menyebar di udara, kemudian jika terhisap akan bereaksi dengan reseptor (sel yang peka terhadap ransangan), hingga menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan elektrokimia yang disebut ‘stres oksidatif’. Hal ini kemudian membuat terbukanya saluran di jalan napas, yang tepat berada di bawah trakea dan membuat saraf di paru-paru menjadi macet hingga menyebabkan batuk, asma dan sesak napas.

Sebenarnya hal itu terjadi karena tanggapan refleks dari pernapasan, yang berguna untuk melindungi paru-paru dari bakteri berbahaya dan menyebabkan asma memburuk.

Baca Juga

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Ingin Kulit Sehat dan Terawat? Ini Panduan Rutinitas Skincare Sesuai Jenis Kulit

Sabtu, 24 Okt 2026 | 08:49 WIB

Sementara itu, Ketua kelompok riset di King’s College London, Ian Mudway mengatakan, serangan asma menunjukkan bahwa telah ada polusi udara yang terhirup dalam paru-paru, seringkali serangan asma ini terjadi sebelum ditemuinya kualitas udara yang memang mengandung polusi, karena tubuh kita juga menyadari adanya bahaya yang akan mereka hadapi.

Oleh karena itu, para ahli memperingati tentang bahayanya polusi udara dari asap kendaraan yang bisa terkena pada anak-anak, orang tua dan mereka yang dari awal sudah memiliki gangguan pernapasan.

“Sebaiknya tiap orang menggunakan perlindungan untuk paru-paru mereka dari asap kendaraan saat ke luar rumah seperti dengan menggunakan masker,” tuturnya. (Khadijah)

Tags: HealthKabutasapkesehatan

Berita Lainnya

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Ingin Kulit Sehat dan Terawat? Ini Panduan Rutinitas Skincare Sesuai Jenis Kulit

Sabtu, 24 Okt 2026 | 08:49 WIB

5 Rekomendasi Minyak Alami untuk Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Sabtu, 24 Okt 2026 | 08:18 WIB

Selalu Merasa Lapar Meski Sudah Makan? Kenali 6 Kemungkinan Penyebabnya

Sabtu, 24 Okt 2026 | 07:11 WIB
Selanjutnya
Logo PLN.

PLN Siaga, Gangguan di Luar Dugaan

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara