Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:13 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Lomba Pemusik Jalanan Warnai PKD 2023

Fitria Marlina
Rabu, 4 Okt 2023 | 19:39 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Salah satu yang menarik di Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Sumbar tahun 2023 hari ketiga adalah adanya lomba pemusik jalanan.

Panitia penyelenggara PKD, Supriyadi, mengatakan, lomba pemusik jalanan ini merupakan bentuk apresiasi kepada seniman. “Kita memberikan apresiasi kepada seniman-seniman musik jalanan,” ujarnya.

Menurut Supriyadi, pemusik jalanan adalah mereka yang berkarya tapi belum berkategori profesional. Biasa menggunakan alat musik seadanya dan biasanya memainkan musik dari satu tempat ke tempat lain di wilayah publik.

Lomba pemusik jalanan ini diikuti oleh 36 grup (beranggotakan 2-4 orang) dari berbagai daerah di Sumatera Barat dan dinilai oleh 3 juri yaitu Doni Kamardi (Ketua KPJ Sakato), Fauzul el Nurca (seniman), dan Sexri Budiman (Profesional).

Sexri Budiman, mengatakan, ada dua penilaian dalam lomba musik jalanan yang berlangsung dua hari ini.

Pertama, yang dinilai adalah musikalitasnya sendiri. Ini berkaitan dengan teknik bermusik. Kedua, talenta seniman musik. Ini berkaitan dengan kepaduan, komunikasi dengan penonton, dan sebagainya.

“Tampilan mereka bagus-bagus. Tidak kalah dengan pemusik profesional,” ujarnya. Ia berharap iven ini dapat melahirkan seniman musik yang berkualitas.

Baca Juga

Perkumpulan Gamad Malayu Kumbang Jati Kota Padang di PKD Saraso Sumbar 2026, Rabu (30/9/2026)

Gamad Melayu di Padang Jadi Perekat Multietnis, Tampil di PKD Saraso Fest 2026

Kamis, 1 Okt 2026 | 14:13 WIB
Tari Indang Piaman, Rabu (30/9/2026), malam

Saraso Fest 2026 Meriah: Indang Tradisi Piaman dan Piriang Balenggek Sawahlunto Naik Panggung

Kamis, 1 Okt 2026 | 12:21 WIB

Menurut Sexri, ajang PKD hanya jembatan untuk pemusik jalanan terus berkarya dan berkembang. Ia bersyukur juga PKD memberikan ruang untuk pemusik-pemusik jalanan.

Hari Ketiga PKD

Selain Lomba Musik Jalanan, pada hari ketiga PKD ada Workshop Content Creator dan Workshop Seni Rupa bersama Canting Buana.

Selain itu, ada penampilan lanjutan Festival Teater Remaja (FTR). Kelompok yang tampil adalah komunitas Janjang Palito, Bunga Padi Official, Komunitas ActorIdea, dan Komunitas Payung Sumatera.

Malamnya, ada Panggung Apresiasi Seni yang menampilkan kesenian Nagari Batu Janjang Kabupaten Solok (Musik Tradisi Talempong Kayu), Sanggar Seni SMP 12 Padang (Tari Tigo Tungku Sajarangan dan Tari Basamo), Sanggar Seni Pitunggua Agam (Tari Katam Goreng dan Tari Gadih Manatiang), Sanggar Galatiak dan Lubuak Saiyo Kota Solok(Tari piriang), Sanggar Tari Cahayo Bundo (Tari Kicau Barabah), dan Sanggar San Alida (Tari Rantak Tungga).

Tags: PKD Sumbar

Berita Lainnya

Perkumpulan Gamad Malayu Kumbang Jati Kota Padang di PKD Saraso Sumbar 2026, Rabu (30/9/2026)

Gamad Melayu di Padang Jadi Perekat Multietnis, Tampil di PKD Saraso Fest 2026

Kamis, 1 Okt 2026 | 14:13 WIB
Tari Indang Piaman, Rabu (30/9/2026), malam

Saraso Fest 2026 Meriah: Indang Tradisi Piaman dan Piriang Balenggek Sawahlunto Naik Panggung

Kamis, 1 Okt 2026 | 12:21 WIB
Tari Turuk Lagai anak-anak muda Mentawai di Panggung Saraso Fest 2026, Rabu (30/9/2026).

Bukan Sekadar Tarian, Turuk Lagai Cara Anak Muda Maileppet Jaga Warisan Leluhur Mentawai di Saraso Fest 2026

Kamis, 1 Okt 2026 | 11:08 WIB
Sanggar Tari Gondang Goroguang, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman di Taman Budaya Sumbar, Selasa (29/9/2026)

Gondang Boroguang dan Tari Mulo Pado: Bukti Kesenian Lokal Tak Lekang oleh Musik Digital

Rabu, 30 Sep 2026 | 16:30 WIB
Selanjutnya

Tim Pengabdian Dosen ISI Padang Panjang, Latih Membatik Bermotif Budaya Khas Nagari Paninggahan

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara