KLIKPOSITIF – Pil kontrasepsi pria pertama (pengendalian kelahiran) menunjukkan hasil yang signifikan pada uji laboratorium, menurut beberapa penelitian.
Sekarang, bukti menunjukkan bahwa uji coba manusia akan segera dimulai, mulai akhir 2022.
Pil KB yang dibuat oleh para peneliti University of Minnesota menunjukkan efektivitas 99% dalam mencegah kehamilan pada tikus tanpa efek samping yang jelas.
Jika uji coba pada manusia berhasil, maka pil KB tidak akan eksklusif lagi untuk wanita.
Pil kontrasepsi menargetkan interaksi dengan vitamin A, komponen penting dari kesuburan.
Para peneliti mencatat tikus yang mengonsumsi senyawa tersebut selama empat minggu menunjukkan penurunan air mani yang signifikan .
Perlakuan tersebut membuat tikus menjadi “steril”. Namun, tikus kembali ke tingkat normal setelah mereka menghentikan pemakaian Pil kontrasepsi.
Proses pemulihan kejantanan memakan waktu empat hingga enam minggu.
Proyek Pil kontrasepsi
Ph.D. kandidat Md Abdullah Al Noman di University of Minnesota memimpin sebuah proyek yang dapat mengubah pasar kontrasepsi selamanya.
Abdullah Al Noman berfokus pada kontrasepsi pria selama beberapa tahun. Namun, ia bukan satu-satunya advokat yang berupaya menciptakan metode pengendalian kelahiran baru.
Gel Kontrasepsi
Pada tahun 2018, sepasang peneliti menemukan cara untuk menghentikan pergerakan sperma dengan menggunakan ekstrak dari tanaman yang pernah dgunakan oleh pejuang dan pemburu Afrika sebagai racun jantung.
Penelitian ini mengembangkan gel kontrasepsi pria, yang doleskan pada bahu setiap hari.
Gel tersebut masih dalam uji klinis.
Namun, ada ide serupa seputar pasar alat kontrasepsi untuk wanita.
Pada tahun 2020, ada persetujuan KB berbasis gel untuk perempuan.







