Sabtu, 07 Nov 2026 - 11:21 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

WHO: Varian Omicron BA.2 Tidak Lebih Parah dari Strain Aslinya

Eko Fajri
Rabu, 23 Feb 2022 | 17:49 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, Varian BA.2 dari jenis virus corona Omicron tidak lebih parah dari aslinya.

Hal itu WHO ungkapkan setelah adanya sampel orang dari berbagai negara.

“Kami tidak melihat perbedaan tingkat keparahan BA.1 dibandingkan dengan BA.2,” kata Maria Van Kerkhove, pejabat senior WHO.

“Jadi ini tingkat keparahan yang sama terkait dengan risiko rawat inap. Dan ini sangat penting, karena di banyak negara peredarannya cukup besar, baik BA.1 maupun BA.2,” ujarnya.

Van Kerkhove, yang memimpin sisi teknis tim respons Covid-19 WHO, melaporkan temuan komite ahli yang melacak evolusi virus.

Baca Juga

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Teh Hijau Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

Kamis, 22 Okt 2026 | 07:58 WIB

Kesimpulan mereka akan melegakan ke negara-negara seperti Denmark, saat varian BA.2 dari Omicron telah beredar luas.

WHO mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa data awal menunjukkan varian BA2 baru “tampak secara inheren lebih menular daripada BA.1,”

Dan penelitian lebih lanjut sedang berlangsung untuk menemukan mengapa hal ini terjadi.

“Namun sirkulasi global semua varian telah menurun,” tambahnya.

Coronavirus telah membunuh lebih dari 5,8 juta orang seluruh dunia, menurut penghitungan AFP dari sumber resmi pada hari Selasa.

Dengan mempertimbangkan kelebihan kematian terkait dengan Covid-19, WHO memperkirakan jumlah kematian sebenarnya bisa dua hingga tiga kali lebih tinggi.

Tags: coronacovid-19kesehatanOmicron BA.2Varian OmicronWho

Berita Lainnya

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Teh Hijau Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

Kamis, 22 Okt 2026 | 07:58 WIB

Bunda, Ini Lima Resep Alpukat Sehat untuk Buah Hati

Rabu, 14 Okt 2026 | 09:34 WIB

Manfaat Jus Seledri untuk Kesehatan Badan

Jumat, 2 Okt 2026 | 08:08 WIB
Selanjutnya
Senyuman anak-anak sambut peresmian sumur wakaf di Nagari Air Dingin Solok.(Ist)

Sambut Ramadan, ACT Bangun Sumur Wakaf di Nagari Air dingin Solok

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara