KLIKPOSITIF — Memilih camilan yang tepat dapat membantu menjaga energi sekaligus mendukung kesehatan tubuh. Namun, label atau tampilan produk yang disebut sehat tidak selalu menjamin kandungan nutrisinya.
Dilansir dari laman Harvard. Health. Edu, Sejumlah camilan yang dipasarkan sebagai makanan sehat, seperti muffin bekatul dan cereal bar, bisa mengandung gula tambahan dan lemak yang kurang sehat. Produk bebas lemak juga tidak selalu menjadi pilihan terbaik karena sebagian produk dapat mengandung lebih banyak garam dan gula untuk mempertahankan rasa. Karena itu, penting untuk lebih cermat memilih camilan. Berikut tujuh cara yang dapat diterapkan agar kebiasaan ngemil tetap mendukung kesehatan.
1. Pilih camilan berbahan biji-bijian utuh
Camilan berbahan gandum utuh dapat memberikan energi yang lebih tahan lama. Pilih makanan seperti pretzel berbahan gandum utuh rendah garam, keripik tortilla gandum utuh, atau sereal tinggi serat.
2. Manfaatkan makanan sarapan
Sejumlah makanan yang biasa disantap saat sarapan juga dapat dijadikan camilan. Roti gandum utuh dengan selai rendah gula, misalnya, dapat menjadi pilihan sederhana. Granola rendah gula juga dapat dikonsumsi sebagai camilan praktis.
3. Padukan makanan berlemak sehat dengan makanan ringan
Gunakan konsep kombinasi “tinggi-rendah” dengan memadukan makanan dalam jumlah kecil yang mengandung lemak sehat dengan makanan yang lebih ringan dalam porsi lebih besar.
Selai kacang, misalnya, dapat dipadukan dengan irisan apel atau batang seledri. Kombinasi tersebut dapat memberikan rasa kenyang sekaligus menjaga porsi makanan tetap terkendali.
4. Pilih kacang dan biji-bijian
Kacang dan biji-bijian tanpa tambahan garam dapat menjadi pilihan camilan yang kaya nutrisi. Almond, kenari, kacang tanah, biji labu panggang, kacang mete, hazelnut, dan jenis kacang lainnya dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan keripik atau pretzel.
Namun, kacang memiliki kandungan kalori cukup tinggi sehingga porsinya tetap perlu diperhatikan.
5. Kombinasikan beberapa jenis zat gizi
Camilan sebaiknya tidak hanya mengandung satu jenis makronutrien. Mengombinasikan protein, lemak, dan karbohidrat dapat membantu memberikan rasa kenyang yang lebih tahan lama.
Contohnya, beberapa butir kacang dapat dipadukan dengan buah anggur. Pilihan lainnya adalah biskuit gandum utuh bersama keju rendah lemak.
6. Nikmati camilan dengan penuh perhatian
Kebiasaan ngemil sambil melakukan aktivitas lain, seperti menonton televisi, berselancar di internet, atau bekerja di meja, dapat membuat seseorang kurang memperhatikan jumlah makanan yang dikonsumsi.
Luangkan beberapa menit untuk berhenti dari aktivitas dan menikmati camilan seperti menikmati makanan dalam porsi kecil. Cara ini dapat membantu meningkatkan kesadaran terhadap makanan yang dikonsumsi.
7. Selalu siapkan camilan sehat
Perencanaan dapat membantu mencegah pilihan makanan yang kurang sehat ketika rasa lapar datang. Bawa bekal camilan sehat dalam tas atau sediakan di tempat yang mudah dijangkau.
Dengan begitu, seseorang tidak mudah beralih ke kue, permen, atau makanan ringan lain yang tersedia di kedai kopi maupun mesin penjual otomatis di tempat kerja.
Memilih camilan secara lebih cermat tidak berarti harus menghindari semua makanan ringan. Kuncinya adalah memperhatikan kandungan gizi, mengatur porsi, mengombinasikan beberapa jenis makanan, dan menikmati camilan dengan penuh kesadaran.













