KLIKPOSITIF – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyiapkan 4 langkah dalam pengendalian inflasi, setalah Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansyarullah melakukan rapat dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sumbar.
4 langkah yang diambil oleh pemrov Sumbar itu yakni mendistribusikan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Kemudian mengalokasikan dana Badan Amil Zakat (BAZ) ke masyarakat tidak mampu.
Serta melakukan optimalisasi anggaran melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), serta bazar murah
1. Alokasi dana kredit usaha rakyat (KUR)
Gubernur meminta OJK dan BI untuk memberdayakan dana desa di masyarakat agar terkelola secara baik.
Selain itu gubernur memerintahkan untuk cek dana KUR di bank-bank sehingga dana KUR bisa dimanfaatkan untuk menahan kenaikan harga barang dan jasa.
“Terdapat sumber-sumber dana yang dapat pakai untuk memberdayakan masyarakat,” kata Mahyeldi.
Ia menambahkan, apalagi program KUR harus kita keluarkan guna mempercepat produksi komoditas terutama pangan.
“Agar mencegah dampak inflasi, serta untuk menjaga daya beli masyarakat,” terang gubernur.
2. Alokasi dana badan amil zakat (BAZ)
Menurut gubernur, dana BAZ dapat dialokasikan ke masyarakat yang tidak mampu, serta membantu para petani untuk menyediakan bibit dan pupuk yang saat ini sedang langka.
Hal itu untuk meningkatkan produksi pangan untuk menekan laju inflasi.
3. Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT)
Optimalisasi anggaran kepala daerah yang berwenang mengambil tindakan tertentu dalam keadaan mendesak.
Dan sangat butuhkan oleh Daerah dan masyarakat, dapat menggunakan anggaran BTT.
4. Bazar Murah untuk Kendalikan Inflasi Sumbar
Menurut gubernur dalam waktu dekat Pemprov Sumbar akan mengadakan bazar murah.
Ini dalam rangka program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang berlokasi halaman kantor gubernur pada 14 September 2022.
“Saya harap Bazar Murah ini nantinya bakal berlangsung serentak seluruh kabupaten kota se-Sumbar,” ujar Mahyeldi.
Pada pasar murah tersebut nantinya akan berlangsung selama dua hari.
Gubernur Minta Kepala Daerah Serius Tekan Inflasi
Mahyeldi memyarakan kepala daerah masing-masing kabupaten dan kota harus serius dalam menekan inflasi.
“Jangan hanya menganggap enteng. Kita harus serius dalam bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan potensi-potensi pangan di Sumbar dalam menekan laju inflasi,” tegas gubernur.







