KLIKPOSITIF- Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Koto Tabang di Kabupaten Agam memantau 25 titik panas atau hotspot di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (2/9/2026).
Kepala Stasiun GAW Bukit Koto Tabang, Sugeng Nugroho mengatakan, puluhan titik panas tersebut terpantau dalam pemantauan pada pagi hari.
Beberapa di antaranya berada di Kabupaten Pasaman, Sijunjung, Dharmasraya dan wilayah sekitarnya.
Namun, Sugeng menyebut tingkat kepercayaan titik panas tersebut berada pada kategori menengah.
“Tingkat kepercayaan menengah berarti titik panas ini kemungkinan untuk menjadi titik api itu kecil,” ujarnya.
Selain memantau hotspot, GAW Bukit Koto Tabang juga mengamati kondisi polutan di udara Sumbar.
Menurut Sugeng, kondisi atmosfer menunjukkan polutan yang berada di Sumbar kemungkinan tidak seluruhnya berasal dari wilayah Sumbar.
“Wilayah tetangga, Jambi, Sumsel, dan juga dari Riau,” katanya.
Ia menjelaskan, saat ini selimut asap di Pulau Sumatera lebih terlihat di wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Riau.
Sementara itu, kondisi angin di Sumbar cukup dinamis dan berubah dari hari ke hari.
“Dominannya memang berasal dari angin timuran. Angin timuran berarti tiupnya itu dari tenggara, bisa dari timur atau bisa dari selatan wilayah Sumatera Barat,” jelasnya.
Terkait jumlah hotspot di Sumbar, Sugeng mengatakan dirinya belum mendapatkan pembaruan mengenai perbandingan dengan hari sebelumnya.
Namun, beberapa hari lalu jumlah titik panas sempat mengalami penurunan.
“Kalau beberapa hari yang lalu mengalami penurunan, bahkan kalau tidak salah hari Minggu atau Senin itu clear untuk Sumatera Barat. Tapi hari tadi muncul lagi,” katanya.
Menurutnya, kondisi tersebut juga dipengaruhi dinamika cuaca.
Hujan yang terjadi beberapa hari sebelumnya berpotensi menekan kemunculan titik panas. Namun, saat ini potensi hujan mulai berkurang di sejumlah wilayah Sumbar.
“Contohnya di Pasaman, Agam, Pariaman. Sedangkan untuk wilayah timur Sumatera Barat seperti Tanah Datar, Limapuluh Kota, Sijunjung, Dharmasraya, ada kemungkinan hujan relatif kecil,” tutupnya.






