Selasa, 15 Sep 2026 - 15:26 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

12,8 Persen Masyarakat Kota Payakumbuh Mengidap Penyakit “Silent Killer”

Eko Fajri
Sabtu, 21 Mei 2022 | 14:19 WIB
Pemko Payakumbuh melakukan deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM)

Pemko Payakumbuh melakukan deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM)

Share on FacebookShare on Twitter

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF – Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi penyebab kematian dan kecacatan terbesar di Indonesia.

Hal ini sebenarnya dapat dicegah dengan melakukan skrining risiko PTM sejak dini dan menerapkan gaya hidup sehat seperti yang dikampanyekan dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Yuneri Yunirman menyampaikan, salah satu PTM yang memiliki prevalensi tertinggi di Indonesia adalah Hipertensi.

Baca Juga

Lima Cara Ngemil ‘Cerdas’ untuk Kesehatan Tubuh Anda

Selasa, 15 Sep 2026 | 08:20 WIB

Telur, Sumber Protein yang Baik dan Ramah Jantung

Selasa, 15 Sep 2026 | 06:30 WIB

“Pada tahun 2021 tercatat sebanyak 18.068 (12,8%) masyarakat Kota Payakumbuh menderita hipertensi,” kata Yuneri Yunirman.

Ia menambahkan, hipertensi bisa menimbulkan kecacatan dan kematian. Sehingga menyebakan masalah baik dari segi kesehatan, juga menyebabkan masalah ekonomi. 

Yuneri menjelaskan kalau hipertensi dikenal sebagai “silent killer” karena sering muncul tanpa gejala dan keluhan yang berarti.

Namun dapat mengakibatkan munculnya komplikasi bahkan kematian.

Hal ini karena tidak terdeteksi sejak dini yang berdampak pada lambatnya penanganan.

“Lebih baik mencegah dari pada mengobati, sedia payung sebelum hujan, karena sehat itu mahal,” tutupnya.

Langkah Pemko Payakumbuh Tekan Angka PTM

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan melaunching gerakan deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia di Balai Kota Payakumbu.

Kegiatan ini diawali pada seluruh kepala OPD dan jajaran ASN di lingkungan Kota Payakumbuh melakukan pemeriksaan antropometri, pengukuran tekanan darah, gula darah dan kolesterol.

Tema global Hari Hipertensi Sedunia Tahun 2022 adalah: “Measure Your Blood Pressure: Control it, Live Longer”.

Sejalan dengan tema global, tema nasional Hari Hipertensi Sedunia Tahun 2022 Indonesia: “Cegah dan Kendalikan Hipertensi Untuk Hidup Sehat Lebih Lama”.

Kegiatan ini selanjutnya akan diteruskan oleh masing Puskesmas se-Kota Payakumbuh.

“Sehingga kita dapat menurunkan angka kecacatan dan kematian akibat PTM, khususnya akibat Hipertensi,” kata Yuneri.

screening kesehatan

Dalam memperingati hari Hipertensi sedunia, Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh melaksanakan kegiatan screening kesehatan.

Ini berupa pemeriksaan tekanan Darah, pengukuran berat dan tinggi badan, serta pengukuran lingkar perut untuk memantau IMT (Indeks Masa Tubuh).

Ada juga pemeriksaan labor berupa pemeriksaan gula darah sewaktu dan kolesterol sewaktu, terkakhir pemeriksaan mata, semua tanpa pemungutan biaya alias gratis.

“Sekitar 100-200 orang ASN saat ini yang merupakan perwakilan dari masing OPD,” jelasnya.

Kegiatan ini selanjutnya akan dilaksanakan masing OPD, yang di lakukan oleh 8 puskesmas yang ada di kota Payakumbuh.

Masalah Kesehatan Utama

Sementara itu, Sekda Rida Ananda mewakili Wali Kota Riza Falepi membuka kegiatan tersebut mengatakan PTM saat ini merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia.

“Salah satu PTM yang memiliki prevalensi tertinggi di Indonesia adalah Hipertensi,”

“Berdasarkan data Riskesdas 2018 perkiraan 4 dari 10 orang Indonesia menyandang hipertensi (34,1%),” ujarnya.

Sekda menambahkan, sementara itu pada tahun 2021 sebanyak 18.068 (12,8%) masyarakat Kota Payakumbuh menderita hipertensi.

“Dalam rangka mencapai target yang telah itu perlu tindakan yang tepat, salah satunya adalah dengan mendekatkan akses layanan serta meningkatkan kesadaran keikutsertaan masyarakat untuk melakukan deteksi sedini mungkin faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM). 

Tags: daerahhipertensikesehatanNasionalPayakumbuhPenyakitptmSumbar

Berita Lainnya

Lima Cara Ngemil ‘Cerdas’ untuk Kesehatan Tubuh Anda

Selasa, 15 Sep 2026 | 08:20 WIB

Telur, Sumber Protein yang Baik dan Ramah Jantung

Selasa, 15 Sep 2026 | 06:30 WIB

Kenali Gangguan Tidur Selain Insomnia, dari Restless Legs hingga Narkolepsi

Senin, 14 Sep 2026 | 17:00 WIB

Bolehkah Makan Telur Setiap Hari jika Anda Penderita Jantung?

Senin, 14 Sep 2026 | 09:41 WIB
Selanjutnya

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Fitur PayLater, Wajib Dibaca Sebelum Belanja!

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara