Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:05 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Wamentan: Tiga Juta Petani Bertambah Selama Pandemi Covid-19

Kita mencoba melihat dari sisi positifnya. Tambahan tiga juta petani ini bisa memperkuat sektor pertanian kita, apalagi mereka rata-rata melek teknologi sehingga mudah menerima pengetahuan baru tentang pertanian

redaksi
Minggu, 28 Nov 2021 | 07:46 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengatakan jumlah petani di Indonesia bertambah sebanyak tiga juta orang selama pandemi COVID-19, sebagian besar dari pekerja yang terkena PHK.

“Kita mencoba melihat dari sisi positifnya. Tambahan tiga juta petani ini bisa memperkuat sektor pertanian kita, apalagi mereka rata-rata melek teknologi sehingga mudah menerima pengetahuan baru tentang pertanian,” katanya saat memberikan bantuan alsintan dan bibit di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur Bukik Kandih, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (27/11/2021).

Salah satu dampak positif dari bertambahnya petani tersebut, banyaknya program pertanian yang digelontorkan pemerintah adalah mampu memberikan sumbangan 16,28 persen pada APBN 2020.

“Tentu ini berkat dukungan dari semua pihak yang ikut berkontribusi terhadap pertanian di Indonesia,” katanya.

Ia mengapresiasi aspirasi membangun dari daerah terkait pertanian seperti menggiatkan pesantren menjadikan pertanian sebagai penggerak ekonomi.

“Pintu kantor saya selalu terbuka untuk usulan dan aspirasi yang membangun seperti ini, apalagi Presiden juga serius dalam membangun Indonesia yang berdaulat pangan,” katanya.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah tanaman porang. Untuk komoditas ini akan disiapkan hilirisasi karena produk turunannya sangat banyak. Karena itu masyarakat tidak perlu khawatir meskipun produksi melimpah.

Baca Juga

Pegadaian Gandeng FORTEGIF Kembangkan Pertanian Organik di Padang Lewat Program TGIF

Kamis, 29 Okt 2026 | 17:45 WIB

Gubernur Sumbar Ajak Pemuda Rawat Persatuan dan Waspadai Ancaman Narkoba

Rabu, 28 Okt 2026 | 18:00 WIB

Wakil Gubernur Sumbar Audy mengatakan keseriusan Pemprov Sumbar dalam pertanian tercermin dalam alokasi anggaran dalam APBD 2022 yang mencapai 10 persen, terbesar dari sektor lainnya.

“Saat ini 53 persen angkatan kerja di Sumbar berkaitan dengan pertanian. Itulah yang menjadi penggerak utama ekonomi Sumbar,” ujarnya.

Terkait pesantren ia menyebut beberapa pesantren ternama di Jawa sudah bisa menggerakkan perekonomian pesantren lewat pertanian. Di sumbar terdapat lebih 200 pesantren. Dengan latar balakang masyarakat yang banyak bertani, pertanian di pesantren juga punya potensi besar untuk dikembangkan.

“Dinas pertanian bisa melatih santri untuk pertanian. Belum dijual hasilnya juga tidak apa, minimal mengurangi cost operasional internal pesantren,” katanya.

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan terima kasih atas kunjungan dam bantuan dari Wamentan bagi pesantren di daerah itu. Ia berharap pesantren tersebut bisa menjadi percontohan ke depan dalam pengelolaan pertanian sebagai penggerak perekonomian pesantren.

Dalam kesempatan itu Wamentan juga menyerahkan bantuan peningkatan kemandirian ekonomi pondok pesantren, melalui perkebunan, tanaman pangan, hortikultura, peternakan, kelautan dan perikanan, berupa dua unit traktor roda dua, sapi pesisir dan bibit pohon produksi (Manggis, kakao dan kelapa).

Tags: Hms-PemprovIndonesiahebatMenteri PertanianPadang PariamanPemprov SumbarPertanianPetaniPetani Karet

Berita Lainnya

Pegadaian Gandeng FORTEGIF Kembangkan Pertanian Organik di Padang Lewat Program TGIF

Kamis, 29 Okt 2026 | 17:45 WIB

Gubernur Sumbar Ajak Pemuda Rawat Persatuan dan Waspadai Ancaman Narkoba

Rabu, 28 Okt 2026 | 18:00 WIB

Dari Sampah Menjadi Pupuk, Petani Payakumbuh Perkuat Pertanian Berkelanjutan

Rabu, 28 Okt 2026 | 16:36 WIB

Fakultas Pertanian Unand Dorong Petani Gunakan Bakteri Endofit Untuk Padi Sehat

Senin, 26 Okt 2026 | 12:02 WIB
Selanjutnya
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah didampingi Kadis PU Fathol Bari saat meninjau lokasi pembangunan rest area

Pemprov Sumbar Rencanakan Bangun Rest Area di Batas Padang - Solok

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara