KLIKPOSITIF – Pemerintah Vietnam akan menaikkan upah minimum bagi pekerja dengan kontrak kerja sebesar lebih dari 7% mulai tahun depan. Kebijakan ini, diperkirakan akan berdampak pada meningkatnya biaya tenaga kerja bagi berbagai perusahaan.
Dilansir dari laman reuters, berdasarkan keputusan yang ditandatangani oleh Wakil Perdana Menteri Ho Duc Phoc pada Senin lalu, upah minimum bulanan baru akan berkisar antara 3,7 juta dong hingga 5,31 juta dong (setara US$141–US$202), tergantung wilayah kerja. Kebijakan ini akan resmi berlaku pada 1 Januari 2026.
Upah minimum menjadi dasar bagi pengusaha dan pekerja untuk menegosiasikan besaran gaji dalam kontrak kerja. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh pekerja yang berada di bawah hubungan kerja resmi.
Vietnam, yang dikenal sebagai salah satu pusat manufaktur terbesar di Asia Tenggara dengan biaya tenaga kerja yang kompetitif, terakhir kali menaikkan upah minimum sekitar satu setengah tahun lalu.
Selain upah bulanan, pemerintah juga menetapkan kenaikan upah minimum per jam, yakni menjadi 17.800 dong hingga 25.500 dong per jam.
(Kurs: US$1 = 26.344 dong)






