Selasa, 01 Sep 2026 - 00:03 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Vaksin Merah Putih Jadi Pertanyaan, DPR: Kok Masih Belum Selesai

Ramadhani
Kamis, 24 Mar 2022 | 11:11 WIB
Vaksin merah putih

Vaksin

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Soal vaksin merah putih kembali menjadi sorotan DPR. Anggota Komisi VII Ratna Juwita Sari mempertanyakan kelanjutan dari pengembangan vaksin ini.

Pertanyaan ini dia ajukan kepada Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko.

“Saat Bapak Presiden memberikan tugas khusus kepada beberapa entitas untuk menyelesaikan vaksin merah putih ini. Sampai hari ini Menkes mengumumkan pandemi akan menjadi endemi dengan vaksinasi yang sudah sekian persen. Dengan tambahan booster, tapi ternyata vaksin merah putih juga belum selesai,” jelas Ratna saat rapat Komisi VII DPR RI dengan Kepala BRIN.

Politisi PKB ini mengatakan kelanjutan progres dari vaksin ini merupakan tanggung jawab moral yang sangat besar. Bahwa ternyata bangsa ini belum memiliki kemandirian di bidang kesehatan.

Baca Juga

Gudang Bulog Sumbar Terisi Optimal, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Masyarakat

Minggu, 19 Apr 2026 | 19:31 WIB

Waspadai Super Flu, Semen Padang Hospital Sediakan Layanan Vaksinasi Influenza

Selasa, 3 Feb 2026 | 07:06 WIB

Selain itu dia juga mempertanyakan nasib para peneliti yang terlibat dalam penelitian vaksin ini. Pasalnya, sebelumnya Lembaga Eijkman baru masuk uji pra klinis.

Sementara peneliti lainnya sudah uji klinis. Hal ini menurut Ratna ada sedikit dispute. “Apa yang belum dimiliki Eijkman tapi dimiliki orang lain, sehingga mereka terlambat?” katanya.

Sebelumnya setelah melalui proses yang cukup panjang, vaksin merah putih akhirnya masuk pada tahap uji klinis. Vaksin besutan Universitas Airlangga, PT. Biotis Pharmaceuticals Indonesia dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo itu telah melalui tahap uji klinis tahap pertama pada Februari lalu.

Tags: dprEndemiNasionalPandemiPemerintahVaksin

Berita Lainnya

Gudang Bulog Sumbar Terisi Optimal, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Masyarakat

Minggu, 19 Apr 2026 | 19:31 WIB

Waspadai Super Flu, Semen Padang Hospital Sediakan Layanan Vaksinasi Influenza

Selasa, 3 Feb 2026 | 07:06 WIB

IPSI Sumbar Buka Seleksi untuk Pra-PON Solo, Supardi: Menjaring Bakat-bakat di Luar Pantauan IPSI

Kamis, 10 Agu 2023 | 10:11 WIB

Festival Silat Tradisi Nusantara, Supardi: Program Lanjutan Musyawarah Tuo Silek

Rabu, 19 Jul 2023 | 11:58 WIB
Selanjutnya
Dana Indonesiana

Dana Indonesiana, Program Kemenkeu dan Kemendikbudristek untuk Kemajuan Kebudayaan

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara